Komandan Distrik Militer (Dandim) 03/04 Agam, Letkol Inf.

Dwi Santoso, meluruskan informasi yang beredar di media sosial terkait lokasi Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih di Nagari Sianok, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

>>> PMI Manufaktur Indonesia Anjlok, Ekonom: Alarm bagi Pemerintahan Prabowo

Dwi Santoso menegaskan narasi yang menyebut koperasi tersebut dibangun di lokasi terisolir dan sulit dijangkau masyarakat tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Menurutnya, kawasan tersebut justru berada di jalur yang ramai dilalui warga dan wisatawan.

"Informasi di media sosial yang beredar tidak secara utuh. Lokasi itu ramai rumah warga dan setiap hari dilalui pengendara dari Bukittinggi ke Agam.

Terpenting lagi, itu ada di kawasan objek wisata Ngarai Sianok," ujar Dwi Santoso, Jumat (3/7/2026), dikutip dari Antara.

>>> BPR Gagal Penuhi Modal Inti Rp6 Miliar Terancam Sanksi OJK

Berdasarkan pantauan di lapangan, lokasi Koperasi Merah Putih Nagari Sianok dinilai mudah diakses oleh masyarakat.

Penentuan Lokasi Lewat Musyawarah

Dwi Santoso menjelaskan penentuan lokasi koperasi telah melalui musyawarah antara pemerintah nagari dan Kerapatan Adat Nagari (KAN), sehingga bukan merupakan keputusan sepihak.

"Pemilihan dan penentuan lokasi bangunan koperasi dilakukan oleh pemerintah nagari bersama tokoh adat di KAN daerah setempat. Kita juga memahami keterbatasan lahan yang dimiliki oleh nagari," jelasnya.

Menurut Dwi Santoso, kawasan tersebut diproyeksikan semakin ramai karena telah berdiri Kantor Badan Musyawarah (Bamus) Nagari Sianok yang nantinya akan dialihfungsikan menjadi Kantor Walinagari.

>>> Kasus Akses Ilegal Rp90 Miliar Mirae Asset Sekuritas Naik ke Penyidikan

"Kantor Walinagari juga akan dipindah ke sini, hingga semakin ramai masyarakat yang datang," ujarnya.