Kylian Mbappe sudah memperkirakan pertandingan melawan Paraguay di babak 16 besar Piala Dunia 2026 akan berjalan sulit.

Prancis kesulitan menembus pertahanan Paraguay yang disiplin. Permainan keras dan provokasi lawan menjadi sorotan utama penyerang Real Madrid itu.

>>> Iran Cabut Blokade Selat Hormuz, Beri Keringanan Kapal Negara Sahabat

Mbappe menegaskan Prancis bisa membalas permainan Paraguay dengan cara serupa. Namun, tujuan utama tetaplah kemenangan.

"Kami tahu pertandingan seperti apa yang kami hadapi. Kalau kami harus bermain kasar, kami akan melakukannya.

Maaf atas ungkapan seperti itu," ujar Mbappe dikutip dari Reuters.

"Mereka mengira kami akan datang dengan setelan jas, melakukan beberapa gerakan cepat dan umpan-umpan. Kami juga tahu cara bermain kasar," lanjutnya.

Selama 90 menit, Mbappe kerap beradu fisik dengan pemain Paraguay. Ia beberapa kali terjatuh akibat tekel atau tindakan usil lawan.

Mbappe tidak tinggal diam. Ia juga terlihat membalas mengusili lawan, bahkan tersenyum dan tertawa saat berkonfrontasi.

>>> Transmart Full Day Sale Hari Ini: Diskon hingga 50% + 20% untuk Beragam Produk

Pemain berusia 27 tahun itu tidak mempermasalahkan gaya bertahan Paraguay. Menurutnya, hal tersebut sah-sah saja dalam sepak bola.

"Itulah gaya bermain mereka. Masing-masing bermain dengan apa yang mereka miliki.

Tidak ada cara yang benar atau salah dalam bermain sepak bola," terang Mbappe.

"Hanya ada satu cara, dan itu adalah menang. Mereka mencoba menyerang kami dengan cara itu, tetapi kami bisa membalas dengan cara yang sama," tuturnya.

Mbappe menjadi satu-satunya pencetak gol dalam laga tersebut melalui titik penalti. Kemenangan 1-0 membawa Prancis melaju ke perempat final.

>>> Paul Pelosi Terancam Dakwaan Usai Tabrak Lari di California

Di babak delapan besar, Les Bleus akan menghadapi Maroko pada Jumat (10/7) dini hari WIB.