Hal ini menjadi harapan agar penggemar dapat melihat sisi-sisi lain dari karya grup musik tersebut.

"Kami serahkan semua keputusan kepada Mbak Nuya, Mbak Nuya awal sudah ngasih list kira-kira lagu ini yang akan dibawakan, kami semua oke membahasakan apapun itu dan kita excited sangat," kata Widi.

"Banyak lagu-lagu justru yang bukan hits-nya ya, side B-nya, sisi balik yang selama ini mungkin kami pengin kedepankan, karena belum tau cara komunikasi media-nya yang paling pas.

Dan ini akhirnya disampaikan melalui cara yang lebih dari ekspektasi kita," lanjutnya.

>>> Delicious in Dungeon Season 2 Tayang Oktober 2027 Eksklusif di Netflix

"Semoga ini membuka juga untuk pendengar Maliq, yang dateng tadi yang belum tahu Maliq bahwa ada sisi lain juga dari lagu-lagu Maliq di luar romantisme."

Visualisasi dari lagu-lagu underrated tersebut membuat sang vokalis utama, Angga, berpikir ingin membawakan lagu-lagu tersebut secara langsung dalam aksi panggung mereka.

Salah satunya adalah ketika lagu Aurora dibawakan dalam kisah musikal.

Angga merasa lagu dengan nuansa ceria tersebut berhasil disulap dengan nuansa penuh haru.

"Jadi gue langsung berpikiran, kayaknya kita mesti bawain lagu-lagu yang tadi, ya karena kami jarang bawain lagu, banyak lagu yang jarang kami bawain di panggung tapi kayaknya akibat POV baru dari Nuya itu harus kami bawain," kata Angga.

Teater musikal Senja Teduh Pelita berkisah di sebuah kota yang hampir mati.

Kota tersebut dihuni sejumlah anak, yakni Arah sang ahli navigasi, Hara sang ahli tumbuhan, Palu sang ahli bangunan, Volta sang ahli kelistrikan, Raga si kuat yang serba bisa, dan Lagu sang musisi.