9. Luffy vs. Bellamy – Satu Pukulan yang Membungkam Pengganggu

Sebelum melawan musuh kuat seperti Shichibukai atau Yonko, Luffy menghadapi Bellamy di Arc Jaya. Bellamy menertawakan siapa pun yang percaya pada mimpi dan meremehkan mereka yang berani mengejarnya.

Setelah Bellamy mencuri harta karun Cricket dan terus menghina orang-orang yang Luffy sayangi, Luffy berjalan lurus ke arahnya dan mengakhiri pertarungan dengan satu pukulan tepat waktu.

Pukulan itu langsung menjatuhkan Bellamy, membuatnya terbang menembus kota dan membuat semua orang terdiam.

Yang membuat momen ini memuaskan bukanlah kekuatan pukulannya, melainkan segala hal yang mendahuluinya.

Luffy tetap tenang melalui banyak hinaan, tapi begitu Bellamy menyakiti orang tak bersalah dan mengejek mimpi mereka, ia bertindak tanpa ragu.

Satu pukulan sudah cukup untuk menyampaikan pesannya, menjadikannya salah satu momen paling tak terlupakan dan memuaskan dalam sejarah One Piece.

8. Luffy vs. Enel – Pukulan yang Meruntuhkan Dewa

Arc Skypiea memperkenalkan salah satu penjahat paling berkesan, Enel. Dengan kekuatan petir dan kendali penuh atas Skypiea, Enel percaya dirinya dewa yang tak tersentuh.

>>> Epic Games Capai Kesepakatan dengan Pembocor Fortnite, Larang Akses Data Rahasia

Namun Luffy ternyata satu-satunya orang yang tak bisa dipahami Enel.

Karena tubuh Luffy terbuat dari karet, listrik tidak berpengaruh padanya. Ekspresi terkejut Enel menjadi salah satu reaksi paling lucu dan ikonik di seluruh seri.

Untuk pertama kalinya, pria yang menyebut dirinya dewa menyadari bahwa ia tidak kebal.

Pukulan terakhir tidak hanya mengalahkan musuh kuat, tapi juga membebaskan rakyat Skypiea dari kekuasaan Enel dan membuktikan bahwa tidak ada yang kebal terhadap keadilan, betapa pun kuatnya mereka.