PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Regional Office (RO) 09 Bandung mencatat pertumbuhan positif pada bisnis konsumer hingga Triwulan II 2026.

Total outstanding (OS) portofolio bisnis konsumer mencapai Rp19,3 triliun.

>>> Pertamina Buka 400+ Lowongan Internship untuk Fresh Graduate

Pembiayaan Commercial Mortgage berkontribusi sebesar Rp3,8 triliun atau 20 persen, sementara Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) menyumbang Rp555 miliar atau 3 persen.

Capaian tersebut menunjukkan permintaan pembiayaan rumah di Jawa Barat tetap tumbuh di tengah dinamika ekonomi dan perubahan kebijakan suku bunga sepanjang paruh pertama 2026.

Strategi KPR Suku Bunga Berjenjang

Regional Consumer Banking Head BRI RO Bandung, Rindra Setyawan, mengatakan BRI terus menjaga pertumbuhan bisnis konsumer melalui strategi adaptif dan penyaluran kredit yang pruden.

Salah satu langkah yang ditempuh ialah menghadirkan program KPR Suku Bunga Berjenjang untuk memberikan kepastian cicilan kepada masyarakat.

"Kami memahami tantangan daya beli yang dihadapi masyarakat saat ini.

Oleh karena itu, melalui program KPR Suku Bunga Berjenjang, BRI memberikan kepastian arus kas bagi nasabah sejak awal masa pinjaman sehingga mereka dapat melakukan perencanaan keuangan jangka panjang tanpa perlu cemas terhadap fluktuasi suku bunga pasar," ujar Rindra, Jumat (3/7/2026).

Program KPR Suku Bunga Berjenjang menawarkan bunga tetap 4 persen pada tiga tahun pertama, baik untuk tenor 15 tahun maupun 20 tahun.

>>> Mabes TNI Buka Suara soal Tentara Aktif Terseret Kasus Korupsi MBG

Setelah itu, bunga meningkat secara bertahap sesuai periode kredit sehingga nasabah dapat menikmati cicilan yang lebih ringan pada masa awal kepemilikan rumah.

Selain memperkuat pembiayaan rumah komersial, BRI RO Bandung juga terus memperluas penyaluran KPR FLPP bagi masyarakat berpenghasilan rendah.