Karena itu, setiap perkataan tidak pernah luput dari pengawasan Allah SWT. Lisan yang tidak dijaga dapat menjadi sebab beratnya hisab pada hari akhir.

Pesan utama khutbah menekankan sabda Rasulullah SAW:

"Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah berkata yang baik atau diam." (HR. Bukhari dan Muslim).

Diam ketika tidak memiliki sesuatu yang baik untuk disampaikan disebut sebagai pilihan yang lebih selamat dibanding mengucapkan perkataan yang dapat menyakiti orang lain atau menimbulkan dosa.

Menjaga Lisan di Dunia Nyata dan Media Sosial

Pada khutbah kedua, jamaah diajak memohon pertolongan Allah SWT agar diberikan kemampuan menjaga lisan, baik dalam pergaulan sehari-hari maupun saat berkomunikasi melalui media sosial.

Doa yang dipanjatkan juga memohon agar lisan senantiasa digunakan untuk berzikir, berkata jujur, serta dijauhkan dari kebiasaan berdusta, menggunjing, dan menyebarkan fitnah.

Khutbah ditutup dengan ajakan memperbanyak mengingat Allah SWT serta menjalankan perintah-Nya untuk berlaku adil, berbuat baik, dan menjauhi segala bentuk kemungkaran.