Perdana Menteri India Narendra Modi dijadwalkan mengunjungi Yogyakarta pada Rabu, 8 Juli 2026, untuk mendukung rencana pemugaran Candi Prambanan.

Kunjungan itu merupakan bagian dari rangkaian lawatan kenegaraan Modi ke Indonesia sekaligus tindak lanjut kesepakatan bilateral yang dicapai pada 2025.

>>> Ramalan Zodiak 4 Juli: Cancer Singkirkan Ego, Leo Kembangkan Ide Baru

Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menyatakan dukungan terhadap pemugaran Candi Prambanan merupakan implementasi dari Pernyataan Bersama 2025.

"Mengenai Yogyakarta, beliau berkunjung karena, jika melihat Pernyataan Bersama tahun 2025, kedua pemimpin telah menyepakati bahwa India akan mendukung pemugaran Candi Prambanan," ujar Chakravorty dalam konferensi pers di Kedutaan Besar India, Sabtu (4/7/2026).

Sejak kesepakatan ditandatangani, Pemerintah India telah bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan RI, Indonesian Heritage Institute, dan Archaeological Survey of India (ASI) untuk mempersiapkan proyek restorasi.

Peran Archaeological Survey of India

Menurut Chakravorty, ASI dipilih karena memiliki pengalaman panjang dalam pemugaran situs bersejarah di berbagai negara, termasuk Angkor Wat di Kamboja serta proyek serupa di Laos dan Vietnam.

"ASI merupakan salah satu dari sedikit organisasi di dunia yang memiliki keahlian dalam pemugaran candi dan monumen kuno," katanya.

Tim ahli ASI telah menyelesaikan survei awal di Candi Prambanan dan menyusun laporan proyek yang saat ini masih dalam tahap evaluasi.

>>> Daftar Program ANTV Minggu, 5 Juli 2026 Ada Mega Bollywood Yeh Jawaani Hai Deewani, Antara Cinta dan Dusta, Doriyaann, Series Thanak, Sayali, Vasudha, Teri Meri plus Link

"Tim ASI telah datang ke Indonesia, meninjau candi tersebut, dan menyusun laporan proyek yang saat ini sedang dalam tahap evaluasi.