Messi Akui Argentina Sempat Kehilangan Kendali Saat Singkirkan Cape Verde di Piala Dunia 2026

Argentina harus bekerja ekstra sebelum memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Tim berjuluk La Albiceleste itu menundukkan Cape Verde dengan skor 3-2 setelah melalui babak tambahan dalam laga 32 besar yang berlangsung sengit.

Keunggulan Argentina pada waktu normal gagal dipertahankan setelah Cape Verde menyamakan skor menjadi 1-1. Pertandingan kemudian berlanjut ke extra time, di mana kedua tim kembali saling membalas gol hingga Argentina memastikan kemenangan lewat gol penentu di penghujung laga.

>>> Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 5 - 12 Juli 2026

Messi Puji Mental Bertanding Argentina

Kapten Argentina, Lionel Messi, menilai timnya kembali menunjukkan karakter dengan terus berjuang hingga peluit akhir berbunyi. Ia juga menyoroti keberhasilan tim memaksimalkan situasi bola mati yang sebelumnya belum berjalan efektif.

"Tim ini sudah membuktikannya dalam waktu lama. Mereka berusaha dan terus berjuang hingga detik akhir. Hari ini kami menguasai bola mati setelah berkali-kali gagal melakukannya. Di laga seperti ini, hal seperti itu begitu penting," ujar Messi.

"Kami punya sundulan baik, dan pemain hebat dalam duel udara. Hari ini kami bisa memanfaatkan keuntungan dari situasi itu. Kami sudah memerhatikan hal ini dalam situasi menyerang dan bertahan. Dalam kompetisi ini, hal itu penting," lanjutnya.

Messi Ungkap Kekurangan Argentina

Meski lolos, Messi mengakui permainan Argentina belum berjalan sesuai harapan. Menurutnya, koordinasi saat melakukan tekanan masih kurang sehingga Cape Verde mampu mengembangkan permainan.

"Kami tidak bisa menekan mereka dengan baik, terkadang garis kami terlalu jauh dan bek tengah lepas dari titik pertahanan mereka," katanya.

Cape Verde mampu memberikan ancaman sepanjang pertandingan. Dari 15 percobaan, lima di antaranya mengarah tepat ke gawang Argentina.

Messi menilai kualitas lawan memang tidak boleh dipandang sebelah mata. Ia menyebut performa Cape Verde pada laga ini sejalan dengan hasil positif yang sebelumnya mereka raih saat menghadapi Spanyol dan Uruguay.

"Kami tahu ini akan jadi pertandingan sulit. Ini sekaligus jadi jawaban mereka tidak kalah lawan Spanyol dan Uruguay. Kami melakukan pekerjaan paling sulit ketika mencetak gol lebih dulu dan berpikir sudah menguasai ritme," ucap Messi.

"Tapi ternyata itu salah. Kami kalah penguasaan bola, kami dikendalikan, dan kami tidak efektif dalam menekan," tambahnya.