Ronald Koeman resmi mundur sebagai pelatih tim nasional Belanda setelah timnya tersingkir di babak kedua Piala Dunia 2026.

Keputusan itu diumumkan melalui akun Instagram pada 2 Juli 2026.

>>> Silverstone Targetkan Rekor 565.000 Penonton di GP Inggris 2026

Kekalahan dari Maroko menjadi akhir dari periode kedua Koeman yang mengecewakan. Ia sebelumnya sudah memberi isyarat akan mundur dalam konferensi pers singkat setelah pertandingan.

Dalam pernyataannya, Koeman menyampaikan rasa bangga dan syukur atas karier panjangnya.

Ia pernah menangani Vitesse, Ajax, Benfica, PSV, Valencia, AZ, Feyenoord, Southampton, Everton, Barcelona, dan dua periode bersama Oranje.

"Kami semua bermimpi membuat sejarah di Piala Dunia. Itu tidak terwujud.

Tidak ada yang lebih kecewa dari saya. Sebagai pelatih nasional, saya memikul tanggung jawab itu," ujar Koeman.

>>> SIG Dukung Sekolah Rakyat dengan Material Ramah Lingkungan di 4 Provinsi

Masa Depan Virgil van Dijk

Setelah kepergian Koeman, perhatian beralih ke kapten tim Virgil van Dijk. Ia mendapat sorotan setelah melakukan kesalahan bertahan dan menolak tendangan penalti selama turnamen.

Van Dijk enggan berbicara soal masa depannya bersama tim nasional. "Tidak bijak membicarakan masa depan saya sekarang.

Saya ingin pulang dan bertemu keluarga," katanya kepada De Telegraaf.

Ia mengaku perlu menjauh dari sepak bola untuk memproses tahun yang penuh tekanan.

Secara pribadi, Van Dijk mengalami musim klub yang berat bersama Liverpool, termasuk kepergian rekan setim Diogo Jota dan pelatih Arne Slot.

>>> SIG Pasok Material Ramah Lingkungan untuk Proyek Sekolah Rakyat di 4 Provinsi

Kampanye internasional juga diwarnai tragedi pribadi, ketika rekan setim Cody Gakpo kehilangan bayi yang belum lahir selama siklus turnamen.