Kami kira tadi acaranya di Deli Serdang, di tempat yang dulu. Kalau tempat-tempat yang dulu, kita bilang Bang On-Dim jangan di sana.

Itu terlalu kecil," sebut menantu Presiden ke-7 Joko Widodo itu.

Belum ada pernyataan resmi dari Pemprov Sumut mengenai jalannya pemerintahan di Langkat usai bupatinya ditangkap KPK.

Sementara itu, DPP PAN telah menonaktifkan Ondim dari jabatan Ketua DPW PAN Sumut.

"PAN telah menonaktifkan Syah Afandin sebagai Ketua DPW PAN Sumatera Utara dan kepemimpinan PAN Sumatera Utara diambil alih oleh DPP PAN," kata Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi, Jumat (3/7).

Ia menegaskan pelanggaran hukum itu merupakan tanggung jawab pribadi karena bertentangan dengan platform dan Garis Perjuangan PAN. "PAN memohon maaf atas kasus pelanggaran hukum dari kadernya.

PAN akan terus melakukan pembinaan watak dan karakter kader serta meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam menjalankan tugasnya," ujarnya.

Dalam OTT KPK di Sumut, Syah Afandin diduga terlibat suap terkait proyek di Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Langkat.

>>> Media Asing Soroti Vonis 10 Tahun Penjara untuk Nadiem Makarim

KPK masih mendalami kasus tersebut dan memeriksa sejumlah pihak yang diamankan.