Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) menghasilkan 10 rekomendasi strategis.

Rekomendasi ini akan menjadi agenda bersama pemerintah kota untuk memperkuat pembangunan perkotaan yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan.

>>> Media Asing Soroti Vonis 10 Tahun Penjara untuk Nadiem Makarim

Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam mengatakan, sepuluh rekomendasi tersebut merupakan hasil konsolidasi berbagai forum dan pembahasan selama Rakernas.

Menurutnya, pemerintah kota memiliki pengalaman langsung dalam menghadapi beragam tantangan pembangunan.

"Persoalan pemerintah kota hari ini tidak lagi semata-mata teknis.

Solusinya membutuhkan ruang dialog dan political will agar berbagai rekomendasi daerah benar-benar menjadi kebijakan," ujar Alwis pada kegiatan Dialog Kota Tangguh dan Mayors Talk di Ballroom Grand City Hall, Kota Medan, Rabu (1/7).

10 Rekomendasi Strategis

Selanjutnya, penguatan tata kelola Program Strategis Nasional di daerah, percepatan infrastruktur dan konektivitas wilayah, serta transformasi tata kelola pemerintahan dan digitalisasi layanan publik.

Selain itu, penguatan advokasi hukum dan kepastian regulasi, serta pelibatan generasi muda dalam perencanaan, implementasi, hingga pemantauan pembangunan kota.

Kesepuluh rekomendasi tersebut menegaskan bahwa ketangguhan kota tidak hanya berkaitan dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Namun juga mencakup penguatan kapasitas fiskal, peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan ekonomi, transformasi digital, pengelolaan lingkungan, serta kolaborasi antarpemerintah.

>>> iPhone 18 Pro Max Dikabarkan Miliki Baterai Lebih Besar dari Galaxy S27 Ultra

Pesan Wamendagri

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menegaskan Rakernas XVIII APEKSI bukan sekadar agenda seremonial.

Forum ini menjadi wadah strategis bagi pemerintah kota untuk saling bertukar pengalaman, berbagi praktik baik, dan merumuskan solusi bersama.

Menurut Bima, di tengah keterbatasan fiskal daerah, dinamika geopolitik, dan kondisi perekonomian nasional, kolaborasi antarkota menjadi semakin penting.