Sejumlah posisi yang pernah diembannya antara lain Kapolsek Metro Jagakarsa, Kapolsek Metro Kelapa Gading, Kapolsek Metro Penjaringan, Kapolsek Metro Setiabudi, serta Kapolres Dharmasraya di Polda Sumatera Barat.

Selain bertugas di satuan kewilayahan, Lalu Muhammad Iwan juga pernah dipercaya mengisi jabatan di Baharkam Polri, STIK Lemdiklat Polri, serta Itwasda Polda Nusa Tenggara Barat.

Pengalaman Penugasan dan Pendidikan

Pengalaman tugasnya juga mencakup sejumlah agenda nasional dan internasional. Ia pernah menjadi liaison officer (LO) ASEAN Games 2018, LO Polri untuk KPU RI, serta terlibat dalam pengamanan Pemilu Jepang pada 2019.

Dalam bidang pendidikan, ia merupakan lulusan PTIK dan Sespimmen. Ia juga mengikuti berbagai program pendidikan serta pelatihan di dalam maupun luar negeri, termasuk di Italia, Thailand, dan pendidikan bahasa Mandarin di Beijing.

Selama berdinas, Lalu Muhammad Iwan menerima sejumlah penghargaan, di antaranya Satyalancana Kesetiaan 8 Tahun, Satyalancana Kesetiaan 16 Tahun, Satyalancana Kesetiaan 24 Tahun, serta Satyalancana Seroja.

Usai memperoleh kenaikan pangkat menjadi Brigadir Jenderal Polisi, ia sempat menyampaikan pandangannya mengenai profesi yang dijalaninya.

"Menjadi polisi bukan sekadar profesi, tapi jalan pengabdian untuk menjaga bangsa dengan hati," ujarnya.

Kini, setelah lebih dari 30 tahun berkarier di lingkungan Polri, Lalu Muhammad Iwan menghadapi proses hukum sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis yang tengah disidik Kejaksaan Agung.