Di tengah perdebatan, banyak komentar justru menilai perempuan yang telah mandiri secara ekonomi tidak selalu menjadikan kekayaan sebagai pertimbangan utama saat memilih pasangan.

Menurut mereka, faktor seperti kenyamanan, kesetiaan, komunikasi yang baik, dan kecocokan karakter lebih menentukan dibanding besarnya penghasilan.

Salah satu komentar yang paling banyak mendapat perhatian datang dari akun raden**.

"Raisa itu keknya ga liat cowonya mapan atau engga. Karena dia udah mapan, mungkin yang penting dia nyaman, satu frekuensi sama dia," tulis akun tersebut.

Istilah "satu frekuensi" kemudian ramai dibahas dan dianggap menggambarkan cara pandang sebagian perempuan modern terhadap hubungan. Dalam diskusi itu, pasangan diposisikan bukan sebagai penopang kondisi finansial, melainkan rekan hidup yang mampu menghadirkan rasa nyaman dan saling memahami secara emosional.