Meski demikian, Trump tampaknya masih menganggap langkah tersebut belum cukup untuk menciptakan hubungan yang benar-benar seimbang.

Pernyataan kerasnya itu muncul hanya beberapa hari sebelum KTT NATO. Ia akan hadir di Ankara pada 7-8 Juli 2026.

Pertemuan tersebut akan dihadiri para pemimpin dari 32 negara anggota aliansi.

KTT kali ini diperkirakan berlangsung dalam suasana lebih sensitif dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Selain membahas isu keamanan, para pemimpin aliansi juga akan menghadapi dinamika baru setelah meningkatnya ketegangan antara AS, Iran, dan Timur Tengah.

NATO didirikan pada 1949 sebagai aliansi pertahanan kolektif yang dipimpin AS. Selama puluhan tahun, organisasi tersebut menjadi pilar utama keamanan Eropa sekaligus memperkuat posisi AS sebagai kekuatan global.

>>> Xiaomi Siapkan HyperOS 3.3 Berbasis Android 17, Bukan HyperOS 4

Namun, dengan kembali mengemukanya kritik Trump terhadap pembagian beban pertahanan, masa depan hubungan keduanya diperkirakan akan menjadi salah satu isu utama yang menyita perhatian dalam pertemuan puncak pekan depan.