Alpukat dikenal sebagai buah yang ramah bagi penderita diabetes. Kandungan karbohidrat dan gulanya rendah, sementara serat dan lemak sehatnya tinggi.

Dalam 150 gram alpukat potong, terdapat 12,8 gram karbohidrat, 1 gram gula, 10 gram serat, dan 22 gram lemak, yang sebagian besar adalah lemak tak jenuh.

>>> Marak Terapi Oksigen di China Bantu Siswa Kurangi Stres Ujian Nasional

Kombinasi ini membuat alpukat aman dikonsumsi dan memberikan sejumlah manfaat bagi pengelolaan gula darah.

1. Kadar Gula Darah Terkontrol

Dibandingkan buah lain, alpukat jauh lebih rendah gula.

Sebagai contoh, 140 gram apel mengandung 19,7 gram karbohidrat dan 14,8 gram gula, sedangkan pisang mentah dalam jumlah sama memiliki 32,2 gram karbohidrat dan 22,1 gram gula.

>>> Lamine Yamal: Piala Dunia 2026 Dimulai Sekarang Setelah Spanyol Lolos 16 Besar

Kandungan serat dan lemak sehat pada alpukat membantu menjaga stabilitas gula darah. Studi juga mengaitkan konsumsi alpukat dengan kadar glukosa dan insulin puasa yang lebih rendah.

2. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Penyakit jantung merupakan komplikasi umum diabetes. Diet tinggi lemak tak jenuh dan serat, seperti yang terdapat pada alpukat, terbukti menurunkan risiko penyakit jantung.

3. Memastikan Kecukupan Nutrisi

Alpukat kaya akan magnesium dan kalium, dua mineral penting dalam metabolisme glukosa dan regulasi insulin. Magnesium juga mendukung kesehatan jantung.

>>> Mohamed Salah Pulih dari Cedera, Siap Bela Mesir Lawan Australia

Selain itu, alpukat menyediakan vitamin C, E, K, B6, niasin, asam folat, dan asam pantotenat. Dengan konsumsi rutin, kebutuhan nutrisi harian lebih terpenuhi.