Marak Terapi Oksigen di China Bantu Siswa Kurangi Stres Ujian Nasional
Layanan terapi oksigen di China tengah marak digunakan para siswa untuk mengurangi stres menjelang ujian nasional yang sangat berat.
Menjelang Gaokao, ujian masuk universitas nasional yang digelar setiap Juni, banyak siswa berbondong-bondong ke rumah sakit untuk menghirup oksigen.
>>> Lamine Yamal: Piala Dunia 2026 Dimulai Sekarang Setelah Spanyol Lolos 16 Besar
Mereka percaya hal itu dapat mengisi ulang stamina otak.
Gaokao berlangsung pada 6-8 Juni setiap tahun.
Banyak orang percaya ujian ini menentukan masa depan seorang anak muda karena nilai ujian sangat menentukan universitas dan jurusan yang bisa dimasuki.
Unggahan yang mempromosikan manfaat menghirup oksigen bagi siswa peserta Gaokao viral di media sosial dalam beberapa tahun terakhir.
Proses yang biasanya dilakukan di ruang hiperbarik rumah sakit diklaim dapat membantu siswa meningkatkan kualitas tidur, daya ingat, dan mengurangi kecemasan, demikian dilaporkan media pemerintah CCTV.
>>> Mohamed Salah Pulih dari Cedera, Siap Bela Mesir Lawan Australia
Rumah Sakit Rakyat Kabupaten Yongfeng di Provinsi Jiangxi memperkenalkan layanan ini pada 23 Mei dan telah menerima lebih dari 30 siswa dalam seminggu.
Layanan selama 90 menit ini dikenakan biaya 96 yuan atau sekitar US$15. Pihak rumah sakit mengaku terkejut layanan ini justru laris, terutama di kalangan siswa.
Dokter Dai Fanbing dari pusat perawatan ruang hiperbarik rumah sakit Yongfeng mengatakan menghirup oksigen konsentrasi tinggi dapat meningkatkan kadar oksigen dalam darah dan membantu organ memperbaiki atau memulihkan fungsinya.
Proses ini biasanya diterapkan untuk mengobati penyakit terkait kekurangan darah atau oksigen.
Di Chengdu, Provinsi Sichuan, Rumah Sakit Huaxi nomor 4 telah menyediakan layanan inhalasi oksigen untuk siswa peserta Gaokao selama beberapa tahun.
>>> Penalti Ronaldo Selamatkan Portugal dari Kekalahan Lawan Kroasia
Seorang siswa laki-laki mengaku setelah menghirup oksigen, ia tidur lebih nyenyak dan pikirannya menjadi lebih aktif di siang hari.
Update Terbaru
Phoenix Mercury Jamu Seattle Storm dalam Laga Wilayah Barat
Jumat / 03-07-2026, 09:36 WIB
Ticketmaster Alami Gangguan Teknis di Tengah Pengungkapan Pembicaraan dengan Trump
Jumat / 03-07-2026, 09:36 WIB
Peringatan Dini: Arus Atlantik Melambat, Ilmuwan Khawatir Titik Kritis Iklim
Jumat / 03-07-2026, 09:36 WIB
Ghana Hadapi Kolombia di Babak 32 Besar Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 09:35 WIB
Relic Entertainment Rilis Company of Heroes 3: Final Stand, Game Bertahan Hidup Mandiri
Jumat / 03-07-2026, 09:35 WIB
Inggris ke 16 Besar Piala Dunia, Hadapi Meksiko
Jumat / 03-07-2026, 09:35 WIB
Menkeu Purbaya: RUU PFII Jadi Pilar Indonesia Menuju Pusat Keuangan Kelas Dunia
Jumat / 03-07-2026, 09:35 WIB
Daftar 12 Tim Tersingkir di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Jumat / 03-07-2026, 09:31 WIB
Momen Trump Ngobrol Bareng 'Roosevelt' Hasil AI Viral di Medsos
Jumat / 03-07-2026, 09:31 WIB
IKD Jadi Syarat Akses Perlinsos Digital untuk Daftar Bansos
Jumat / 03-07-2026, 09:31 WIB
Munas Perdana Srikandi Jaga Desa, Perkuat Peran Perempuan dalam Ketahanan Sosial dan Ekonomi
Jumat / 03-07-2026, 09:28 WIB
Australia vs Mesir: Sanggupkah Socceroos Jadi Penyelamat Wajah Asia?
Jumat / 03-07-2026, 09:28 WIB
Luis de la Fuente Puji Magis Mikel Oyarzabal Usai Spanyol Hajar Austria 3-0
Jumat / 03-07-2026, 09:28 WIB
Kejagung Resmi Banding Vonis 10 Tahun Penjara Nadiem Makarim
Jumat / 03-07-2026, 09:28 WIB






