"Cuaca di Inggris tidak bagus untuk saya. Saya suka matahari.

Saya berbicara bahasa Spanyol, dan ekspresi Meksiko saya di Guadalajara, dan di Inggris ada aksen berbeda yang kadang sulit dipahami, dan makanan, dan Anda sendirian," katanya.

Asosiasi publik yang konstan dengan karakter fiksinya akhirnya memaksa Fernandez untuk memeriksa kembali identitas dan kemampuannya di lapangan.

"Perjalanan sepak bola ini agak gila. Semua hal kecil yang saya alami saat memerankan Dani Rojas di Ted Lasso...

bertemu semua pahlawan saya, memenuhi beberapa mimpi sepak bola, seperti berada di FIFA, bermain beberapa pertandingan persahabatan dengan pahlawan itu.

Sepak bola kembali ke hidup saya dalam banyak cara sehingga membangkitkan sesuatu dalam diri saya," ujarnya.

Pertanyaan terus-menerus dari penggemar tentang latar belakang atletiknya menciptakan keinginan kuat untuk membuktikan kemampuan kompetitifnya di kehidupan nyata.

"Apakah saya benar-benar pesepak bola atau bukan? Siapa saya?

Dan juga bertemu orang-orang yang selalu baik dan memberi tahu saya betapa karya saya dan Dani Rojas serta 'fútbol is life' berarti bagi mereka.

Tapi kadang mereka bertanya: apakah Anda bermain? Apakah Anda benar-benar bermain?

Dan semua itu memicu urgensi dalam diri saya. Saya yakin saya bisa bermain," katanya.

Setelah periode latihan pribadi, penyerang itu berhasil mendapatkan tempat di skuad kasta kedua Amerika, memvalidasi ambisi pribadinya.

"Saya sangat bersyukur sekarang memiliki kesempatan bermain di sini di El Paso Locomotive FC, mewujudkan mimpi dan juga menceritakan kisah bahwa tidak ada kata terlambat untuk menjalani mimpi Anda," ujarnya.

Proyek Film dan Masa Depan

Di samping karier olahraganya, Fernandez tetap aktif dalam kemitraan komersial dan usaha pembuatan film, menjalankan Spectrum Films bersama saudarinya untuk memproduksi film mendatang mereka, No Translation Required.