>>> Penjualan REDMI Note Tembus 500 Juta Unit, REDMI Note 17 Segera Meluncur

Selain prosedur kecantikan, tren old money face juga menitikberatkan pada kesehatan kulit jangka panjang, bukan perubahan instan.

Pendiri merek perawatan kulit U Beauty, Tina Craig, mengatakan kelompok ini lebih memilih rutinitas perawatan yang konsisten daripada prosedur invasif menjelang acara penting.

"Mereka tidak mengejar solusi instan. Mereka lebih fokus merawat kulit secara bertahap dalam jangka panjang," ujarnya.

Perawatan rambut juga menjadi perhatian.

Alih-alih menggunakan ekstensi rambut untuk menambah volume, banyak orang kini lebih memilih terapi untuk memperkuat rambut dan mencegah kerontokan.

Tren tersebut juga menunjukkan penerimaan terhadap tanda-tanda penuaan alami.

Garis halus, kerutan, maupun sedikit flek akibat paparan sinar matahari tidak lagi selalu dianggap sebagai sesuatu yang harus dihilangkan sepenuhnya.

Ahli perawatan wajah Teresa Tarmey mengatakan banyak kliennya tetap menikmati aktivitas luar ruangan seperti berkuda, bermain ski, hingga berlayar di bawah sinar matahari.

Mereka menyadari gaya hidup tersebut dapat meninggalkan bekas pada kulit, tetapi memilih merawatnya tanpa berusaha menghapus seluruh tanda penuaan.

"Klien saya mau mengeluarkan banyak uang untuk facial dan produk perawatan kulit, tetapi mereka juga menerima bahwa ada batasan dari semua perawatan tersebut," katanya.

>>> Mirukaku Luncurkan Sunscreen Water-Based SPF 50, Bebas White Cast

Para ahli mengatakan, tren old money face pada akhirnya bukan soal terlihat lebih muda, melainkan tetap tampil segar tanpa kehilangan ciri khas wajah asli.