Sembilan orang dijerat pasal perdagangan manusia terkait sebuah studio film porno di Republik Ceko.

Mereka dituduh merekrut perempuan muda dengan iming-iming pekerjaan sebagai model, namun kemudian memaksa korban tampil dalam film pornografi.

>>> Motorola Luncurkan Global Connect, Aplikasi eSIM untuk Roaming Internasional

Melansir Euronews, Rabu (1/7/2026), para terdakwa terancam hukuman penjara hingga 12 tahun apabila terbukti bersalah.

Juru bicara Kejaksaan Kota Praha, Aleš Cimbala mengatakan, para terdakwa mencakup penyelenggara proyek Czech Casting, pihak yang mengelola keuangan, produksi proses casting, hingga penyusunan kontrak.

Fotografer, juru kamera, dan aktor juga termasuk dalam daftar terdakwa. Namun, seluruh terdakwa membantah dakwaan tersebut.

Menurut laporan media lokal Brno Daily, tim kuasa hukum akan berargumen bahwa para perempuan memberikan persetujuan untuk proses syuting dan telah menandatangani kontrak yang secara jelas menjelaskan isi video yang akan diproduksi.

Meski demikian, penyidik meyakini iklan lowongan kerja yang dipasang pada periode 2016 hingga 2019 sengaja menyembunyikan tujuan sebenarnya.

Iklan tersebut menawarkan pekerjaan sebagai model bagi perempuan berusia di atas 18 tahun, padahal perekrutan dilakukan untuk produksi film porno.

Unit Kejahatan Terorganisasi Republik Ceko (NCOZ) menyebut lowongan tersebut hanya menjadi kedok untuk memproduksi sekaligus mendistribusikan konten pornografi.

>>> BRI KPR Bunga Spesial 1,75%: Solusi Rumah Impian dengan Cicilan Ringan

Pihak berwenang menyatakan banyak korban mengalami dampak serius setelah mengikuti proses tersebut.

"Sebagian besar mengalami gangguan psikologis dan masalah kesehatan sehingga harus menjalani perawatan medis, termasuk pengobatan jangka panjang," kata NCOZ.

Penyidik memperkirakan ratusan perempuan terdampak dalam kasus ini. Namun, berkas dakwaan yang diajukan kejaksaan berfokus pada 18 perempuan yang telah diidentifikasi sebagai korban.