Permohonan restraining order darurat yang diajukan Tate Paul, mantan suami Taylor Frankie Paul, resmi ditolak pengadilan.

Kubu Taylor meyakini langkah Tate itu dipicu oleh mantan suami lainnya, Dakota Mortensen.

>>> Chloe Bailey Temukan Bukti Selingkuh di Rumah Mantan Pacar

Menurut dokumen hukum yang diperoleh TMZ, hakim menilai banyak tuduhan dalam permohonan Tate tidak didukung bukti yang kuat.

Tuduhan tersebut terkait kekhawatiran terhadap dua anak mereka, namun hakim menyebutnya sebagai hearsay atau kabar angin.

Hakim juga mencatat bahwa Tate sempat meninggalkan anak-anak bersama Taylor selama sekitar satu pekan pada Juni lalu saat ia bepergian ke Islandia.

Keputusan pengadilan menyatakan tidak ada bukti "kerugian yang segera dan tidak dapat diperbaiki" yang memerlukan perubahan darurat dalam pengaturan hak asuh.

>>> Hashim Djojohadikusumo Resmi Jadi Komisaris Utama WIFI

Sebelumnya, Tate mengajukan dokumen pengadilan pekan ini untuk meminta restraining order dan hak asuh kedua anak.

Dalam permohonannya, Tate merujuk pada insiden 2023 saat Taylor menyerang Dakota dan melempar bangku bar yang secara tidak sengaja mengenai putrinya.

Taylor ditangkap setelah insiden tersebut, tetapi tidak menjalani hukuman penjara.

Sumber dari kubu Taylor mengatakan kepada TMZ bahwa mereka yakin upaya Tate terkait hak asuh dipicu oleh Dakota yang ingin menyakiti Taylor.

>>> Hashim Djojohadikusumo Resmi Jadi Komisaris Utama WIFI

Dakota disebut-sebut berusaha menggagalkan musim "The Bachelorette" yang dibintangi Taylor agar tidak tayang.