Sering Cemas Berlebihan? Bisa Jadi Faktor Kepribadian
Pernah merasa mudah cemas, overthinking, atau cepat khawatir bahkan untuk hal-hal kecil? Sebagian orang menganggapnya sebagai sifat bawaan.
Dalam psikologi, kecenderungan ini sering dikaitkan dengan salah satu dimensi dalam Big Five personality, yaitu neuroticism.
>>> Sutradara Teach You a Lesson: Autentisitas Kunci Tembus Batas Negara
Neuroticism adalah kecenderungan seseorang untuk lebih mudah merasakan emosi negatif, seperti khawatir, tegang, atau sensitif terhadap stres.
Penelitian dalam jurnal Frontiers in Psychiatry menemukan bahwa neuroticism memiliki hubungan yang konsisten dengan tingkat kecemasan yang lebih tinggi.
Penelitian lain dalam BMC Psychology juga menunjukkan bahwa kecenderungan ini berkaitan dengan gejala kecemasan melalui beberapa faktor.
Faktor tersebut antara lain lebih sensitif terhadap ketidakpastian, lebih peka terhadap sensasi tubuh, serta cenderung menghindari situasi yang memicu stres.
Dengan kata lain, ada orang yang secara alami lebih mudah merasa cemas karena cara otaknya memproses ancaman dan ketidakpastian.
Meski begitu, penting untuk membedakan antara kecenderungan dan gangguan. Tidak semua orang yang mudah cemas mengalami gangguan kecemasan.
>>> Pembaruan Mario Kart World 1.7.0 Hadirkan Rute Knockout Tour Baru dan Penyesuaian Keseimbangan
Dalam banyak kasus, kondisi ini masih termasuk variasi normal dari kepribadian. Perbedaannya terletak pada intensitas dan dampaknya dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), gangguan kecemasan ditandai oleh rasa cemas yang berlebihan dan menetap, sulit dikendalikan, serta mulai mengganggu aktivitas sehari-hari.
Kecemasan juga bukan hanya soal pikiran, tetapi melibatkan respons tubuh terhadap stres. Orang yang mudah cemas umumnya memiliki reaksi stres yang lebih kuat.
Artinya, rasa cemas yang muncul bukan semata-mata karena lemah atau berlebihan, melainkan karena sistem emosi mereka memang bekerja lebih sensitif.
Mudah cemas memang bisa menjadi bagian dari kepribadian. Namun, bukan berarti harus diabaikan.
Memahami batas antara sifat dan tanda masalah menjadi hal penting.
>>> The Oblivious Saint Can’t Contain Her Power Rilis Video Musik "Windmaker"
Jika kecemasan mulai mengganggu keseharian, mencari bantuan profesional bisa menjadi langkah yang tepat.
Update Terbaru
Analis Prediksi PS6 Baru Rilis 2028, Model Dasar Tanpa Disc Drive
Kamis / 02-07-2026, 01:50 WIB
PlayStation Hentikan Produksi Cakram Game pada 2028, Dampaknya Buruk bagi Semua
Kamis / 02-07-2026, 01:50 WIB
Jadwal Rilis Anime dan Manga Minggu Ini (30 Juni - 1 Juli 2026)
Kamis / 02-07-2026, 01:50 WIB
Coco Gauff Akhiri Paceklik di Lapangan Rumput, Kalahkan Tamara Korpatsch di Wimbledon
Kamis / 02-07-2026, 01:49 WIB
Christian Pulisic Kembali Perkuat USMNT Hadapi Bosnia di Piala Dunia
Kamis / 02-07-2026, 01:49 WIB
Trump Tetapkan Jadwal Sidang Konfirmasi untuk Calon Kepala Intelijen Nasional
Kamis / 02-07-2026, 01:49 WIB
Suku Bunga KPR AS Turun ke Level Terendah Semester I 2026
Kamis / 02-07-2026, 01:49 WIB
Nikmati Serunya Arcade Klasik di Taito Play Base Anime Expo 2026
Kamis / 02-07-2026, 01:45 WIB
Danny Glover Umumkan Diagnosis Alzheimer, Riset Klinis Tunjukkan Kemajuan
Kamis / 02-07-2026, 01:45 WIB
Nuno Borges Siap Beri Tekanan pada Jannik Sinner di Wimbledon
Kamis / 02-07-2026, 01:45 WIB
Sony Hentikan Produksi Cakram Fisik PlayStation Mulai Januari 2028
Kamis / 02-07-2026, 01:43 WIB
Shueisha Games Umumkan Wild Wild Eden, RPG Open-World Survival Crafting untuk Steam
Kamis / 02-07-2026, 01:43 WIB
Permintaan KPR AS Stabil di Tengah Suku Bunga yang Bertahan
Kamis / 02-07-2026, 01:42 WIB
Joao Fonseca Hadapi Jesper de Jong di Babak Kedua Wimbledon
Kamis / 02-07-2026, 01:42 WIB






