Kim Moo-yul, yang memerankan inspektur Na Hwa-jin, mengaku lebih banyak mempersiapkan adegan emosional daripada adegan laga. Ia ingin karakternya tampil penuh welas asih tanpa berlebihan.

Hong memuji penampilan Kim, mengatakan bahwa luka emosional karakter Na Hwa-jin membuatnya lebih menarik daripada protagonis sempurna.

Kekuatan karakter itu berasal dari memahami penderitaan dan tetap memilih membantu orang lain.

Salah satu kejutan terbesar bagi Hong dan Kim adalah respons dari pemirsa di luar Korea.

Guru dan orang tua dari berbagai negara menghubungi tim produksi, mengaku melihat tantangan serupa di sistem pendidikan mereka.

Kim awalnya khawatir cerita yang berakar pada sistem sekolah Korea sulit diterima audiens internasional.

Namun kenyataannya justru sebaliknya, memperkuat keyakinan Hong bahwa cerita lokal yang autentik bisa lebih kuat dari narasi yang sengaja dibuat untuk pasar global.

Hong mengaku akan kembali untuk musim kedua jika diberi kesempatan. Ia menegaskan filosofi kreatifnya tetap sama: "Apa cerita yang paling perlu didengar orang saat ini?

>>> Nintendo Dorong Rilis Lebih Awal Game Indie di Switch dan Switch 2

Apa pun genrenya, setiap cerita pada akhirnya harus tentang manusia."