The Walt Disney Company telah menyetujui pembayaran sebesar USD 50 juta untuk menyelesaikan gugatan class action antitrust federal.

Gugatan tersebut diajukan pada tahun 2022 dengan tuduhan Disney melakukan praktik anticompetitif yang menaikkan harga langganan YouTube TV dan DirecTV Stream.

>>> Kylian Mbappe Bawa Prancis Ungguli Swedia di Babak Pertama

Kasus yang dikenal sebagai Biddle et al. v.

The Walt Disney Company ini menyoroti kendali Disney atas konten populer seperti ESPN dan Hulu.

Penggugat berargumen bahwa Disney mewajibkan penyertaan ESPN dalam paket saluran dasar, sehingga mencegah platform pesaing menawarkan alternatif langganan yang lebih murah.

Kriteria Penerima dan Cara Klaim

Pembayaran tunai secara proporsional diberikan kepada siapa pun yang berlangganan YouTube TV atau DirecTV Stream, termasuk versi sebelumnya DirecTV Now dan AT&T TV Now, antara 1 April 2019 hingga 31 Maret 2026.

>>> Kylian Mbappe Bawa Prancis Ungguli Swedia di Babak Pertama

Konsumen yang memenuhi syarat harus mengajukan klaim secara online atau melalui pos paling lambat 8 September 2026, menggunakan nomor identifikasi unik yang dikirim melalui surat atau email.

Disney membantah semua tuduhan dan penyelesaian ini bukan merupakan pengakuan kesalahan. Gugatan terpisah yang melibatkan pelanggan FuboTV belum mencapai kesepakatan.

Alex Beene, instruktur literasi keuangan di University of Tennessee at Martin, menekankan pentingnya mengajukan klaim tepat waktu. Jumlah yang diterima tergantung pada lama langganan.

Beene menambahkan bahwa kasus ini menyoroti ketegangan hukum baru seputar kemitraan distribusi konten di industri streaming.

>>> KNVB Mulai Cari Pelatih Baru Usai Ronald Koeman Mundur

Sidang pengadilan akhir untuk menyetujui atau mengubah ketentuan penyelesaian dijadwalkan pada 14 Januari 2027.