Vivo telah meluncurkan ponsel lipat flagship terbarunya, Vivo X Fold 6, sebulan sebelum peluncuran Galaxy Z Fold 8 Ultra.

Ponsel ini menggunakan sensor kamera Samsung untuk kamera utama belakangnya dan layar dari Samsung Display.

>>> Ilmuwan Akhirnya Ungkap Cara Kucing Mendengkur, Jawabannya Tak Terduga

Vivo X Fold 6 akan bersaing langsung dengan Galaxy Z Fold 8 Ultra di sejumlah pasar Asia dan Eropa.

Spesifikasi Unggulan Vivo X Fold 6

Vivo X Fold 6 memiliki layar cover 6,51 inci dan layar lipat internal 8,02 inci.

Kedua layar menggunakan panel LTPO OLED dengan refresh rate variabel 1-120Hz, HDR10+, Dolby Vision, dan kecerahan puncak hingga 5.000 nit.

Layar lipatnya menggunakan panel OLED M14 dari Samsung Display dan dilindungi oleh Ultra-Thin Glass (UTG).

Ponsel ini juga dilengkapi speaker stereo dengan dukungan Dolby Atmos.

Kamera utama Vivo X Fold 6 menggunakan sensor Samsung ISOCELL HPB 200MP (1/1,4 inci) dengan OIS.

Selain itu, terdapat kamera telefoto 50MP dengan zoom optik 3x dan kamera ultrawide 50MP yang kemungkinan berbasis sensor ISOCELL JN1 dari Samsung.

Kamera telefoto dapat dipasangkan dengan ekstender telefoto 200mm milik Vivo, yang menghasilkan zoom optik hingga 9x.

>>> Ditelan Hidup-hidup tapi Selamat? Kisah Hewan yang Kabur dari Predator

Ada juga dua kamera depan 20MP. Ketiga kamera belakang dapat merekam video hingga 4K 60fps, sementara kamera depan terbatas pada 1080p 30fps.

Vivo X Fold 6 ditenagai oleh prosesor MediaTek Dimensity 9500 Super, dengan RAM 12GB atau 16GB LPDDR5X, dan penyimpanan 256GB, 512GB, atau 1TB UFS 4.1.

Ponsel ini menjalankan Android 16 dengan antarmuka OriginOS 6 Fold.