Di pertengahan 2026, pengguna Pixel dihadapkan pada pilihan klasik: membeli Pixel 10 yang sudah tersedia atau menunggu Pixel 11 yang kabarnya akan dirilis pada Agustus mendatang.

Pixel 10 hadir dengan sejumlah peningkatan signifikan seperti pengisian daya magnetis Qi2 (Pixelsnap), lensa telefoto pada model dasar, dan chip Tensor G5 3nm.

>>> Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Chromebook

Namun, bocoran terbaru mengungkapkan bahwa Pixel 11 akan membawa perubahan besar pada sisi hardware.

Prosesor dan Modem Lebih Canggih

Alasan utama menunda pembelian adalah peningkatan internal. Tensor G5 pada Pixel 10 sudah mumpuni untuk fitur AI seperti Camera Coach dan Auto Best Take.

Pixel 11 dikabarkan akan menggunakan Tensor G6 yang dibuat dengan proses N2 (2nm) dari TSMC.

Node yang lebih kecil berarti efisiensi daya lebih baik dan manajemen panas yang lebih optimal.

Selain itu, modem juga berubah.

Pixel 11 dilaporkan beralih dari modem Samsung ke MediaTek M90, yang diharapkan memberikan konektivitas lebih stabil dan daya tahan baterai lebih baik saat menggunakan data seluler.

Desain dan Fitur Tambahan

Google dikenal suka bereksperimen dengan fitur hardware. Pada Pixel 10 Pro dan Pro XL, terdapat sensor suhu inframerah di camera bar.

Pixel 11 Pro series kabarnya akan menghilangkan sensor tersebut dan menggantinya dengan susunan LED RGB kecil bernama Pixel Glow.

Fungsinya mirip lampu notifikasi atau versi mini dari Glyph Interface milik Nothing.

Untuk layar, tidak banyak perubahan besar.

Pixel 10 Pro XL memiliki layar QHD+ 6,8 inci dengan kecerahan puncak 3.300 nits, sementara Pixel 11 Pro XL disebut akan meningkat menjadi 3.600 nits.