Pasar ponsel lipat premium kini semakin kompetitif. Dua pesaing terbaru, Vivo X Fold 6 dan Google Pixel 10 Pro Fold, menawarkan pendekatan yang berbeda.

Vivo mengandalkan hardware bertenaga, kamera canggih, dan pengisian cepat. Sementara Google mengedepankan kecerdasan buatan, fotografi komputasional, dan dukungan software jangka panjang.

>>> Show Louis Vuitton Dikritik karena Bangun Air Terjun Saat Paris Heatwave

Desain dan Layar

Kedua ponsel memiliki rangka aluminium dan ketahanan air yang baik. Vivo X Fold 6 memiliki sertifikasi IP58/IP59, sedangkan Google Pixel 10 Pro Fold unggul dengan IP68.

Vivo juga menyertakan pemancar inframerah dan dual Nano-SIM. Google menambahkan Ultra Wideband dan Satellite SOS untuk konektivitas tambahan.

Dari segi layar, Vivo X Fold 6 menggunakan panel LTPO AMOLED 8,02 inci dengan Dolby Vision dan kecerahan puncak 5.000 nit pada layar cover.

Pixel 10 Pro Fold memiliki layar LTPO OLED 8 inci dengan kecerahan 3.000 nit.

Keduanya mendukung refresh rate 120Hz.

Namun, Vivo menawarkan pengalaman menonton yang lebih imersif berkat layar cover yang lebih terang dan dukungan HDR yang lebih luas.

Performa dan Baterai

Vivo X Fold 6 ditenagai MediaTek Dimensity 9500 Super dengan RAM hingga 16GB dan penyimpanan UFS 4.1.

Google Pixel 10 Pro Fold menggunakan chip Tensor G5 dengan RAM hingga 16GB.

Keduanya menawarkan performa flagship. Namun, Vivo lebih unggul untuk pengguna yang menginginkan performa mentah maksimal.

>>> CASIO Ajak Pencinta Jam Tangan Telusuri Sejarah Inovasi Lewat 'The Journey of Invention'

Baterai menjadi keunggulan utama Vivo. X Fold 6 memiliki baterai 7.000mAh dengan pengisian kabel 80W dan nirkabel 40W.