Komdigi: 4,7 Juta Akun Anak di TikTok dan YouTube Dinonaktifkan
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkapkan bahwa sebanyak 4,7 juta akun anak berusia di bawah 16 tahun telah dinonaktifkan oleh platform digital.
Langkah ini merupakan dampak dari implementasi Peraturan Pemerintah tentang Perlindungan Anak di Ruang Digital (PP Tunas).
>>> Bedak MBK Digunakan untuk Apa? Ini Bedanya Kemasan Putih dan Silver
Menurut Meutya, angka tersebut menjadi indikator awal bahwa platform mulai menjalankan kewajibannya melindungi anak di ruang digital. "TikTok sudah menurunkan 4,1 juta akun per Juni ini.
YouTube telah melaporkan di bulan Mei itu kurang lebih 600 ribu akun. Kita ingin platform lain untuk mengikuti," kata Meutya dalam keterangan resminya, Kamis (25/6).
Selain itu, sekitar 200 platform digital telah menyampaikan self assessment atau penilaian mandiri kepada pemerintah.
Saat ini, pemerintah tengah mengevaluasi profil risiko masing-masing platform untuk memastikan ruang digital yang lebih aman bagi anak.
>>> Apakah Ngebut Bikin Bensin Motor Lebih Boros? Ini Cara agar Tetap Hemat
Pendekatan Berbasis Risiko
Meutya menjelaskan bahwa penerapan pendekatan berbasis risiko bertujuan mendorong platform menghadirkan layanan yang semakin ramah anak.
"Kita tidak hanya menunda akses anak saja, tapi kita juga ingin ada perubahan perilaku dari platform. Jadi kita membuat aturannya itu berdasarkan risiko atau risk based," jelasnya.
Proses evaluasi terhadap laporan self assessment masih berlangsung. Setelah penilaian rampung, pemerintah akan mengumumkan profil risiko masing-masing platform kepada publik.
"Kita saat ini tengah memeriksa berkas dari seluruh platform yang sudah masuk itu untuk menilai apakah ini risiko tinggi atau tidak," ujar Meutya.
>>> Cetak Sejarah! Calon Pilot Berhijab Juara Miss World Somalia 2026
Ia menegaskan bahwa keberhasilan implementasi PP Tunas tidak hanya bergantung pada regulasi pemerintah, tetapi juga dukungan masyarakat, orang tua, serta komitmen platform digital untuk terus meningkatkan perlindungan bagi anak.
Update Terbaru
Timex Luncurkan Jam Tangan Retro Marlin America 250 Edisi Khusus
Rabu / 01-07-2026, 07:07 WIB
Arti Kode Batang BBM Pertamina: Fungsi, Manfaat, dan Cara Pendaftaran
Rabu / 01-07-2026, 06:49 WIB
Cara Menggunakan WhatsApp Web di PC, Android, dan iOS Terbaru 2026
Rabu / 01-07-2026, 06:49 WIB
Iran Ucapkan Terima Kasih ke Meksiko, Sebut Tijuana Rumah Kedua di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 06:49 WIB
Profil Andi Saputra, Satu-satunya Hakim yang Minta Nadiem Makarim Bebas
Rabu / 01-07-2026, 06:49 WIB
Paraguay Hadapi Prancis di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 06:45 WIB
Nadiem Makarim: Hakim Tahu Saya Tak Bersalah, Tapi Tak Berani Tatap Mata
Rabu / 01-07-2026, 06:45 WIB
Aturan Pajak JHT 16 Tahun Diprotes, DJP Sinyalkan Batas Bebas Pajak Naik
Rabu / 01-07-2026, 06:45 WIB
Kontroversi Karakter Werewolf Love and Deepspace Berujung Pembatalan
Rabu / 01-07-2026, 06:43 WIB
Obsession Resmi Jadi Film Orisinal Terlaris Dekade Ini, Kalahkan Sinners
Rabu / 01-07-2026, 06:43 WIB
Hideo Yamamoto Luncurkan Manga Baru Suiken Japan pada 6 Juli
Rabu / 01-07-2026, 06:43 WIB
Aktris Ruby Rose Alami Patah Tulang Rusuk Usai Jatuh di Kolam Renang
Rabu / 01-07-2026, 06:42 WIB
Royals Hadapi Rays dalam Seri Tiga Pertandingan di Kauffman Stadium
Rabu / 01-07-2026, 06:42 WIB
Chad Michael Murray Bicara Masa Depan Sullivan's Crossing Season 5
Rabu / 01-07-2026, 06:42 WIB






