Turki Tempatkan 5.000 Blok Beton Raksasa di Laut Hitam untuk Perkuat Pelabuhan
Turki mulai menempatkan sekitar 5.000 blok beton raksasa di sekitar Pelabuhan Faroz di Trabzon, sebuah pelabuhan perikanan di pesisir Laut Hitam.
Langkah ini diambil setelah gelombang sebelumnya menerobos pemecah gelombang yang ada, merusak peralatan, dan menenggelamkan lima kapal nelayan.
>>> Pelatih Iran Desak Infantino Tegas pada AS: Perlakuan Mereka Buruk
Setiap blok beton memiliki berat sekitar 21 metrik ton atau 46.300 pon, menjadikan proyek ini sebagai perisai beton raksasa untuk melindungi pelabuhan dari gempuran ombak.
Proyek Keselamatan bagi Nelayan
Pekerjaan ini bukan sekadar perluasan pelabuhan, melainkan proyek keselamatan bagi nelayan, perahu, jaring, dan rutinitas harian pelabuhan yang rawan badai.
Menurut pemberitaan Turki pada 31 Mei 2026, tahap terbaru dimulai dengan derek yang menempatkan blok-blok tersebut di sisi pelabuhan yang menghadap laut.
Proyek ini terkait dengan Kementerian Perhubungan dan Infrastruktur Turki dan ditargetkan selesai pada akhir tahun 2026.
Total 5.000 blok dengan berat masing-masing 21 ton akan menghasilkan lebih dari 231 juta pon beton yang tersusun untuk menyerap, membelokkan, dan memecah kekuatan ombak sebelum menghantam pelabuhan bagian dalam.
Badai yang Mengubah Pelabuhan
Proyek ini menyusul peristiwa destruktif sekitar dua setengah tahun sebelum penempatan blok baru dimulai.
Gelombang saat itu dilaporkan melampaui pemecah gelombang yang ada, masuk ke area pelabuhan, merusak perahu kecil, menghancurkan jaring ikan, dan menenggelamkan lima perahu.
Bagi nelayan, kerusakan tersebut berarti hilangnya pendapatan, keterlambatan pekerjaan, dan biaya perbaikan kapal.
Oleh karena itu, infrastruktur pesisir bukan sekadar beton dan derek, tetapi juga ekonomi lokal.
Sebagai bagian dari proyek keselamatan besar, 5.000 blok beton dipasang di Pelabuhan Faroz untuk memperkuat pelabuhan terhadap ombak setinggi lima meter.
Update Terbaru
Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Lolos ke 16 Besar Usai Kalahkan Ekuador 2-0
Rabu / 01-07-2026, 11:49 WIB
Flamingo Era: Fase Saat Ibu Merasa Kehilangan Diri Sendiri
Rabu / 01-07-2026, 11:49 WIB
Tarif Listrik PLN Periode Juli-September 2026 Tidak Naik
Rabu / 01-07-2026, 11:49 WIB
Iran Tolak Campur Tangan Asing dalam Pembersihan Ranjau di Selat Hormuz
Rabu / 01-07-2026, 11:49 WIB
Daftar 7 Negara Tersingkir di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 11:49 WIB
KAI Gandeng Jaring Esports, Ubah Stasiun Jadi Hub Digital
Rabu / 01-07-2026, 11:45 WIB
Pesan Prabowo di HUT Bhayangkara: Layani Rakyat hingga Kuasai AI
Rabu / 01-07-2026, 11:45 WIB
Perkuat Layanan, Danantara dan Bank Mandiri Gelar Sosialisasi CX100
Rabu / 01-07-2026, 11:45 WIB
TOP 50 Program Acara TV dengan Rating Terbaik Hari ini 2 Juli 2026 ada Asmara Gen Z Masuk 5 Besar
Rabu / 01-07-2026, 11:45 WIB
Pasokan Melimpah, Durian Malaysia Dibagikan Gratis di Singapura
Rabu / 01-07-2026, 11:44 WIB
Visa Jepang Naik 5x Lipat Mulai 1 Juli 2026, Cek Harga Terbaru!
Rabu / 01-07-2026, 11:43 WIB
Daftar Lengkap Nominasi Blue Dragon Series Awards 2026
Rabu / 01-07-2026, 11:43 WIB
Apple Perbarui Creator Studio dengan Fitur AI dan Integrasi Ekosistem
Rabu / 01-07-2026, 11:43 WIB
Beda Moisturizer dan Sleeping Mask: Bolehkah Dipakai Setiap Hari?
Rabu / 01-07-2026, 11:43 WIB






