Bareskrim Polri Tahan Dirut PT MMS Terkait Kasus Ekspor Sawit
Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menahan Direktur Utama PT Mitra Mentari Sentosa (MMS), Whu Zeng Xie, pada Rabu (24/6).
Whu Zeng Xie ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan manipulasi data ekspor minyak turunan sawit melalui modus under invoicing.
>>> Jadwal Libur Sekolah Semester Genap 2026, Cek Tanggalnya!
Kasubdit I Dittipidter Bareskrim Polri Kombes Setyo K Heriyatno mengatakan penahanan dilakukan untuk kepentingan penyidikan dan mempercepat pengungkapan perkara.
Penyidik menemukan indikasi praktik under invoicing, yaitu pencantuman nilai ekspor lebih rendah dari nilai sebenarnya dalam dokumen ekspor.
Dugaan pelanggaran ini berkaitan dengan ekspor minyak turunan sawit yang seharusnya tunduk pada ketentuan pembatasan ekspor, wajib memiliki Persetujuan Ekspor (PE), serta dikenakan bea keluar.
Setyo menyatakan praktik under invoicing berpotensi menimbulkan kerugian negara akibat ketidaksesuaian data ekspor yang dilaporkan.
Penyidik telah mendalami 95 ekspor barang ke China yang dilakukan sepanjang 2024 hingga 2026.
Saat ini, penyidik menganalisa dokumen serta mendalami rangkaian transaksi untuk mengungkap dugaan pelanggaran.
>>> 5 Aplikasi Penghasil Saldo DANA di 2026, Mau Coba?
Penyidik melakukan pengecekan terhadap kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok dan memeriksa dokumen ekspor di Bea Cukai.
Seluruh data dianalisis dan dicocokkan dengan hasil penyidikan guna memperkuat pembuktian dalam proses pemberkasan.
Bareskrim Polri menegaskan penyidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Penghitungan potensi kerugian negara akibat dugaan pelanggaran ekspor juga dilakukan.
Sebelumnya, Bareskrim Polri menggeledah kantor PT MMS di Pademangan, Jakarta Utara pada Jumat (29/5).
Selain kantor, gudang perusahaan di kawasan pergudangan Laksana, Pakuhaji, Tangerang, Banten juga digeledah.
>>> Polisi di California Ejek Pengendara E-Bike Saat Pengejaran, Terekam Bodycam
Penyidik menyita sejumlah barang bukti, termasuk dokumen perusahaan, invoice, Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dan CPU komputer.
Update Terbaru
Netflix Tambah Film Laris dan Olahraga Langsung ke Katalog Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 16:25 WIB
Cara Cek Hasil Kelulusan UMPTKIN 2026 dan Langkah Setelah Lolos
Rabu / 01-07-2026, 16:25 WIB
5 Game Seru Penghasil Saldo DANA Asli, Cara Mudah Cuan 2026
Rabu / 01-07-2026, 16:25 WIB
Gelombang Panas dan Badai Ancam Perayaan 4 Juli di AS
Rabu / 01-07-2026, 16:22 WIB
Calon PM Inggris Lebih Suka di Warrington daripada Washington, tapi Kebijakan Luar Negeri Akan Mendominasi
Rabu / 01-07-2026, 16:22 WIB
Prancis dan Norwegia Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia
Rabu / 01-07-2026, 16:21 WIB
ABC Indonesia Perkuat Komitmen Keamanan Pangan Lewat Program Manajemen Risiko BPOM
Rabu / 01-07-2026, 16:21 WIB
Api Belum Padam, Kebakaran TPA Jatiwaringin Berstatus Tanggap Darurat
Rabu / 01-07-2026, 16:21 WIB
Taylor Swift Siapkan Banyak Gaun Pengantin, Terinspirasi dari Elizabeth Taylor
Rabu / 01-07-2026, 16:21 WIB
Emina Glosszilla Lip Jelly Vinyl, Lip Cream Glossy Ringan dengan Efek Bibir Plumpy
Rabu / 01-07-2026, 16:21 WIB
Sah! Ojol Resmi Jadi UMKM Mulai 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 16:20 WIB
Laporan Etik AS: Trump Kantongi Rp21,5 T dari Bisnis Kripto Keluarga
Rabu / 01-07-2026, 16:20 WIB
Kapolri Akui Polri Belum Sempurna, Terbuka Terima Kritik
Rabu / 01-07-2026, 16:20 WIB
Pasokan Air Falls Lake Tetap, Satu Pengguna Didenda Akibat Pelanggaran Air
Rabu / 01-07-2026, 16:15 WIB






