Mantan Eksekutif BMW Yakin Zeekr Setara dengan Merek Premium Jerman
Zeekr, merek premium asal China di bawah Geely Group, yakin produknya mampu bersaing dengan BMW, Audi, dan Mercedes.
Keyakinan itu disampaikan langsung oleh Lothar Schupet, kepala Zeekr untuk Eropa yang sebelumnya menghabiskan 23 tahun di BMW.
>>> Ford Mustang 1966 Diubah Jadi Limusin Delapan Kursi dengan Pintu Belakang dari Pintu Depan
Dalam wawancara dengan Car-Editors, Schupet menegaskan bahwa mobil Zeekr memiliki kualitas dan performa yang sejajar dengan pabrikan premium Jerman.
"Saya sangat yakin produk kami mengesankan dari segi kualitas dan performa. Menurut saya, kami setara dengan semua pabrikan premium," ujarnya.
Zeekr baru memasuki pasar Eropa sekitar enam bulan lalu. Mereka membawa empat model listrik: Zeekr X, 7X SUV, 001 estate, dan 7GT.
Pengalaman awal dengan Zeekr 7X menunjukkan mobil itu sarat teknologi dan terasa premium seperti BMW atau Audi, namun dengan harga lebih rendah.
Strategi Penjualan dan Diler
Saat ini Zeekr lebih fokus pada pelanggan bisnis atau armada karena belum memiliki jaringan diler. Namun, minat dari pembeli pribadi terus meningkat.
Zeekr telah membuka beberapa pusat uji coba dan menerima "beberapa ratus" pesanan dari individu.
>>> Morgan Midsummer Coupe: Atap Tetap dengan Rangka Kayu dan Mesin BMW
Zeekr menargetkan memiliki lokasi penjualan di lima wilayah metropolitan Jerman pada akhir tahun ini, termasuk Hamburg, Düsseldorf/Cologne, Frankfurt, Stuttgart, Munich, dan mungkin Berlin.
Ini akan melengkapi 10 pusat uji coba yang sudah ada.
Schupet mengatakan Zeekr secara spesifik menyasar diler dari segmen premium, termasuk jaringan BMW, Audi, Mercedes, Jaguar, Maserati, serta Volvo dan Polestar yang berada di bawah Geely Group.
Produksi Lokal Belum Mendesak
Mengenai kemungkinan produksi di Eropa, Schupet mengakui itu adalah opsi strategis. Namun, ia menilai belum diperlukan saat ini.
"Kecepatan, fleksibilitas, dan kelincahan yang dilakukan di China tidak mudah diterapkan di Eropa. Birokrasi juga menghambat banyak proses pengambilan keputusan," jelasnya.
Meski tarif hukuman membuat model bisnis dengan produksi di China menjadi tantangan, Zeekr mengaku telah menemukan model bisnis yang berjalan.
>>> Honda Dikabarkan Akan Hidupkan Kembali Element sebagai Hybrid pada 2029
Mereka tetap optimistis dapat bersaing di pasar Eropa.
Update Terbaru
Israel Luncurkan Serangan Baru ke Lebanon, Area Dekat RS Dibom
Jumat / 03-07-2026, 09:23 WIB
Pilot Warga AS Tewas Ditembak OPM di Yahukimo, TNI Evakuasi Jenazah
Jumat / 03-07-2026, 09:23 WIB
Ronaldo Akhiri Kutukan Tak Cetak Gol di Fase Knock Out Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 09:23 WIB
Strava dan 24 PSE Lain Terancam Diblokir Komdigi Gara-gara Belum Daftar
Jumat / 03-07-2026, 09:23 WIB
Indosat dan Arsari Group Luncurkan Infra Fiber Teknologi, Kelola 86.000 Km Jaringan Optik
Jumat / 03-07-2026, 09:23 WIB
China Tutup 12.200 Jurusan Kuliah di Tengah Tingginya Pengangguran Sarjana
Jumat / 03-07-2026, 09:23 WIB
Cristiano Ronaldo Cetak Gol, Portugal Sikat Kroasia dan Lolos ke 16 Besar
Jumat / 03-07-2026, 09:22 WIB
Naik Rp11.000, Harga Emas Antam Kini Dijual Rp2.651.000 per Gram
Jumat / 03-07-2026, 09:11 WIB
Komut Pertamina: Keselamatan Kerja Fondasi Utama Keandalan Operasional
Jumat / 03-07-2026, 09:11 WIB
Jerome Polin Sentil 'Negara Sakit' soal Vonis Nadiem, Yusril: Kalau Terbukti Ya Dihukum
Jumat / 03-07-2026, 09:11 WIB
Bank Mandiri Salurkan 3.360 Paket Makanan untuk Pekerja Rentan Lewat Livin' Berbagi
Jumat / 03-07-2026, 09:07 WIB
Kasur Jadi Tempat Sampah, Kisah Pria Numpang 4 Tahun yang Bikin Emosi
Jumat / 03-07-2026, 09:06 WIB
5 Parfum Lokal Unisex dengan Kemasan Mewah dan Unik yang Wajib Dikoleksi
Jumat / 03-07-2026, 09:06 WIB
Panduan Mengakhiri Polemik Lewat Klarifikasi Terbuka bagi Jurnalis Babel 2026
Jumat / 03-07-2026, 09:01 WIB






