Volkswagen dilaporkan semakin dekat dengan rencana yang sebelumnya dianggap tabu: menjual mobil buatan China di Eropa dan bahkan merakitnya di pabrik Jerman.

Namun, tidak semua eksekutif VW setuju. CFO Arno Antlitz dikabarkan menentang keras ide tersebut.

>>> Hyundai Elantra Wagon Versi Digital, Tampil Lebih Proporsional

Menurut sumber internal yang dikutip Handelsblatt, Antlitz memperingatkan agar VW tidak membangun kendaraan dari pesaing China lalu memberi merek dengan citra kualitas Volkswagen.

Studi Kelayakan Sedang Berjalan

VW telah menugaskan studi kelayakan untuk mengevaluasi dua opsi: mengimpor mobil jadi dari China atau merakit kendaraan beserta komponen utamanya di Eropa.

Sumber perusahaan menekankan bahwa proposal ini masih bersifat eksploratif dan bisa saja dibatalkan.

Model pertama yang diimpor dari China diperkirakan akan meluncur pada 2027, berupa SUV baru yang belum diluncurkan di China.

SUV tersebut akan berukuran mendekati Touareg dan menggunakan platform CSP (China Scalable Platform) milik VW sendiri, bukan hasil kerja sama dengan SAIC.

Dengan platform milik sendiri, VW memiliki kendali penuh atas teknologi kendaraan. Namun, penyesuaian tetap diperlukan untuk memenuhi standar pasar Eropa, termasuk sistem bantuan pengemudi, material, dan perangkat lunak.

>>> Hyundai Elantra Wagon Versi Digital, Tampil Lebih Proporsional

Menghindari Tarif Impor

Salah satu alasan utama merakit mobil China di Eropa adalah untuk menghindari tarif impor yang tinggi.

Saat ini, Uni Eropa memberlakukan bea masuk tambahan untuk mobil listrik buatan China: SAIC dikenai 35%, BYD 17%, dan Tesla di bawah 8%, di luar tarif standar.

Jika VW merakit mobil tersebut di Eropa, tarif dapat dihindari. Pabrik Zwickau disebut-sebut sebagai lokasi potensial, meski belum ada keputusan final.

Langkah ini juga dapat meningkatkan utilisasi pabrik VW di Jerman yang saat ini rendah.

Perwakilan pekerja disebut terbuka untuk mengevaluasi model tambahan asal China, asalkan tidak menggantikan komitmen yang ada.

CEO Oliver Blume sebelumnya telah mengisyaratkan kemungkinan ini pada Mei lalu, dengan menyebut model ID. Era 9X yang diproduksi di China bersama SAIC sebagai kandidat.

>>> Penjualan Dodge Charger Bensin Melonjak 404%, Versi Listrik Anjlok

Namun, laporan terbaru menunjukkan VW kini cenderung memilih model lain yang belum diluncurkan di China, menandakan perubahan rencana.