Volkswagen (VW) dikabarkan akan menghentikan proyek pengembangan sistem mengemudi otonom bersama Bosch.

Keputusan ini diambil meski investasi yang telah digelontorkan mencapai sekitar €1,5 miliar atau setara Rp27 triliun.

>>> Kia Niro 2027 Hadir dengan Tampilan Lebih Mewah, Varian Listrik Dihapus

Menurut laporan dari surat kabar Jerman Bild, proyek yang dimulai pada 2022 itu dinilai belum memenuhi ekspektasi internal VW.

Kesenjangan antara sistem otonom VW dengan kompetitor masih terlalu lebar.

Kemitraan ini sebelumnya melibatkan anak usaha VW, CARIAD, dan Bosch untuk mengembangkan sistem modular bagi teknologi bantuan pengemudi dan mengemudi otonom penuh.

Teknologi itu rencananya akan digunakan di seluruh merek VW Group untuk bersaing dengan Tesla, Mercedes, dan perusahaan teknologi asal China.

>>> Kekhawatiran Pemilik Polestar: Nilai Jual Anjlok Seperti Fisker Setelah Larangan AS

VW Cari Mitra Baru

Meski mundur dari kerja sama dengan Bosch, VW tidak menyerah pada teknologi otonom.

Perusahaan disebut akan membeli dan mengembangkan perangkat keras serta perangkat lunak bersama mitra lain, bukan mengembangkannya sendiri.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan dan peluncuran teknologi otonom yang lebih canggih. Namun, belum jelas apakah VW bisa mendapatkan kembali sebagian dari biaya yang sudah dikeluarkan.

Bild mengklaim VW sudah mulai mencari opsi mitra lain dan bisa saja mengikat perjanjian baru sebelum akhir September.

>>> DRL BMW X5 Disebut Mirip Logo X Milik Elon Musk

VW saat ini sudah memiliki kemitraan dengan Mobileye dan juga bekerja sama dengan Rivian untuk arsitektur listrik dan perangkat lunak baru.