Kisah Pria Gen Z Dijuluki Bidan Tertampan, Disebut Memalukan oleh Keluarga
Zhang Jintao, pria 25 tahun asal Yiwu, Provinsi Zhejiang, China, menuai pujian karena profesinya sebagai bidan sekaligus penampilannya yang menarik.
Namun di balik popularitasnya di media sosial, pilihan kariernya yang tidak biasa justru mendapat tentangan dari keluarga.
>>> IHSG Bangkit ke 6.135 Usai Pengumuman MSCI
Zhang mengatakan pekerjaannya sebagai bidan menimbulkan komentar tidak menyenangkan, terutama dari beberapa saudara laki-laki yang lebih tua.
Mereka bahkan menyebut profesinya memalukan dan mengecewakan.
Meski begitu, Zhang sendiri sangat menyukai pekerjaannya. Ia mengaku selalu terharu oleh kekuatan wanita saat melahirkan.
Hal itu meyakinkannya bahwa pekerjaan tersebut sangat bermakna.
Tantangan terbesar justru datang dari pasien. Menurut Zhang, terkadang sulit mendapatkan kepercayaan dari ibu hamil dan keluarga mereka.
Karena pandangan tradisional terhadap privasi, beberapa wanita menolak perawatan dari bidan laki-laki.
Bagi Zhang, menghormati keinginan pasien adalah hal paling dasar. Meskipun pernah mempertimbangkan untuk berhenti, ia akhirnya memilih bertahan.
Zhang juga meluruskan persepsi bahwa bidan hanyalah asisten dokter. Ia mengatakan bidan punya peran penting di setiap tahap persalinan.
Tugasnya meliputi memantau perkembangan janin, membimbing wanita selama persalinan, mengidentifikasi risiko, membantu mengurangi rasa sakit, dan memberi nasihat menyusui.
>>> Ibu Ini Direkrut Agensi Model Saat Antar Anak Audisi
Ia percaya pekerjaan ini juga menuntut kekuatan fisik, sehingga bidan pria punya kesempatan menunjukkan kelembutan yang kuat.
"Bidan perlu memahami rasa sakit yang dialami ibu selama persalinan dan membantu mengurangi kecemasan mereka. Jika staf medis menjadi tidak sabar, itu hanya akan memperburuk keadaan," ujarnya.
"Kedokteran tidak mengenal gender. Bidan pria juga memiliki kekuatan kita sendiri," katanya.
Zhang menceritakan pengalaman tak terlupakan saat shift malam. Ia menangani seorang wanita yang mengalami persalinan cepat dengan risiko pendarahan hebat.
Ia menggunakan tangannya untuk memperlambat keluarnya kepala bayi sambil menenangkan ibu. Wanita itu akhirnya melahirkan dengan selamat.
Mendengar tangisan pertama bayinya, Zhang merasakan pencapaian luar biasa.
Pekerjaan Zhang menuai beragam komentar di media sosial. Banyak orang memuji dedikasi dan ketampanannya.
Seorang netizen menulis, "Sangat menggembirakan melihat bidan pria yang luar biasa seperti itu. Setelah kepercayaan pada keahlian profesional terbentuk, perbedaan gender menjadi kurang penting."
>>> 4 Langkah Wanita Multiperan Tetap Bahagia dan Produktif
Netizen lain berkomentar, "Betapa beruntungnya bayi yang baru lahir disambut oleh bidan yang tampan seperti itu."
Update Terbaru
Subnautica 2: Krafton Bayar Bonus Lebih Besar ke Seluruh Tim, CEO Tetap Hengkang
Kamis / 02-07-2026, 03:36 WIB
Xbox Dikabarkan Uji Fitur Digitalisasi Koleksi Game Fisik
Kamis / 02-07-2026, 03:36 WIB
Drama Spesial Live-Action Tezuka Osamu no Sensō Rilis Trailer, Tambah Pemeran, Tayang 12 Agustus
Kamis / 02-07-2026, 03:36 WIB
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, Satu Awak Hilang
Kamis / 02-07-2026, 03:35 WIB
Inggris Kalahkan DR Congo, Lolos ke 16 Besar Piala Dunia
Kamis / 02-07-2026, 03:35 WIB
Rangers Rekrut Bjorkstrand, Veleno, dan Korpisalo di Awal Bursa Bebas NHL
Kamis / 02-07-2026, 03:35 WIB
Amazon Rilis Serial Prequel Legally Blonde 'Elle' di Prime Video
Kamis / 02-07-2026, 03:35 WIB
Riley Gaines dan MyKayla Skinner Ajak Simone Biles Bergabung dalam Perjuangan Olahraga Wanita
Kamis / 02-07-2026, 03:31 WIB
Marcus Willis Kembali ke Wimbledon, 10 Tahun Usai Hadapi Federer
Kamis / 02-07-2026, 03:30 WIB
National Lottery Umumkan Nomor Pemenang Lotto dan Thunderball Terbaru
Kamis / 02-07-2026, 03:30 WIB
Daftar UMR 2026 Seluruh Provinsi dan Kota Besar di Indonesia
Kamis / 02-07-2026, 03:29 WIB
Google One 2026: Panduan Lengkap Fitur, Harga, dan Tips Memaksimalkannya
Kamis / 02-07-2026, 03:28 WIB
Layar Android Auto 11 Inci Ini Mungkin Berlebihan, tapi Harganya Fantastis
Kamis / 02-07-2026, 03:28 WIB
Indonesia Siapkan 39 Bandara Baru untuk Perkuat Konektivitas
Kamis / 02-07-2026, 03:28 WIB






