VIDA: Autentikasi Kuat Jadi Fondasi Keamanan Data di Era AI
Pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) yang semakin luas mendorong perubahan paradigma dalam perlindungan data.
Di tengah meningkatnya ancaman siber dan penyalahgunaan identitas digital, autentikasi yang kuat dinilai menjadi faktor kunci untuk membangun ekosistem digital yang aman dan tepercaya.
>>> DBS Treasures Catat Lonjakan Laba 289 Persen, Andalkan Strategi Global
Isu tersebut mengemuka dalam Garuda AI Impact Summit 2026.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menilai tantangan pemanfaatan AI tidak hanya berkaitan dengan teknologi, tetapi juga mencakup literasi digital, kepercayaan publik, serta kesiapan masyarakat.
Menurut Nezar, kesenjangan di masa depan tidak lagi sekadar terjadi antara masyarakat yang terhubung dan tidak terhubung dengan teknologi.
Namun, juga antara mereka yang mampu memanfaatkan AI secara produktif dan pihak yang tertinggal dari transformasi digital.
Kepercayaan Masyarakat Kunci Adopsi AI
Dalam diskusi panel bertajuk AI for Digital Public Services, Founder dan Group CEO VIDA Niki Luhur mengatakan tingkat kepercayaan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan adopsi AI.
Dia menilai keamanan dan kenyamanan harus berjalan beriringan dalam setiap layanan digital.
"Transformasi digital tidak harus mengorbankan keamanan demi kenyamanan, maupun sebaliknya. Dengan desain dan arsitektur sistem yang tepat, keduanya justru dapat berjalan beriringan," ujarnya, Jumat (19/6/2026).
Niki mencontohkan penggunaan teknologi kriptografi yang selama ini dimanfaatkan pelaku ransomware untuk mengunci data korban. Menurutnya, prinsip serupa dapat diterapkan untuk memperkuat perlindungan data.
"Kalau pelaku fraud menggunakan kriptografi untuk mengunci data kita, maka kita perlu mengunci datanya terlebih dahulu supaya orang lain tidak bisa menggunakannya," katanya.
>>> Laba Amar Bank Cetak Rekor, Kredit Tumbuh 30,6% pada Kuartal I/2026
Update Terbaru
Iran Tolak Campur Tangan Asing dalam Pembersihan Ranjau di Selat Hormuz
Rabu / 01-07-2026, 11:49 WIB
Daftar 7 Negara Tersingkir di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 11:49 WIB
KAI Gandeng Jaring Esports, Ubah Stasiun Jadi Hub Digital
Rabu / 01-07-2026, 11:45 WIB
Pesan Prabowo di HUT Bhayangkara: Layani Rakyat hingga Kuasai AI
Rabu / 01-07-2026, 11:45 WIB
Perkuat Layanan, Danantara dan Bank Mandiri Gelar Sosialisasi CX100
Rabu / 01-07-2026, 11:45 WIB
TOP 50 Program Acara TV dengan Rating Terbaik Hari ini 2 Juli 2026 ada Asmara Gen Z Masuk 5 Besar
Rabu / 01-07-2026, 11:45 WIB
Pasokan Melimpah, Durian Malaysia Dibagikan Gratis di Singapura
Rabu / 01-07-2026, 11:44 WIB
Visa Jepang Naik 5x Lipat Mulai 1 Juli 2026, Cek Harga Terbaru!
Rabu / 01-07-2026, 11:43 WIB
Daftar Lengkap Nominasi Blue Dragon Series Awards 2026
Rabu / 01-07-2026, 11:43 WIB
Apple Perbarui Creator Studio dengan Fitur AI dan Integrasi Ekosistem
Rabu / 01-07-2026, 11:43 WIB
Beda Moisturizer dan Sleeping Mask: Bolehkah Dipakai Setiap Hari?
Rabu / 01-07-2026, 11:43 WIB
Satu Klik Bisa Pinjam Uang, Ini Alasan Literasi Keuangan Kini Semakin Penting
Rabu / 01-07-2026, 11:43 WIB
Beda Acne Lotion dan Acne Gel Viva, Kenali Fungsi serta Cara Pakainya sebelum Beli
Rabu / 01-07-2026, 11:42 WIB
Tren Modifikasi Yamaha Grand Filano Racing Look Makin Digandrungi Gen Z
Rabu / 01-07-2026, 11:42 WIB






