Pub di Boston Kewalahan Layani Fans Skotlandia, Siapkan Lemari Bir Tambahan Sambut Pendukung Inggris
Sebuah pub di Boston yang menjadi pusat perayaan pendukung Skotlandia selama Piala Dunia kini bersiap menghadapi gelombang baru pengunjung: fans Inggris.
The Dubliner, yang ramai oleh Tartan Army dalam dua pertandingan awal Skotlandia di Massachusetts, kini harus menyewa lemari pendingin bir tambahan dan mendatangkan staf dari bar lain di kota tersebut.
>>> Panduan Makan Seimbang untuk Turunkan Berat Badan Tanpa Kehilangan Kenikmatan
Manajer bar Brian McDonnell mengatakan persiapan sudah dimulai menyambut kedatangan pendukung Inggris yang akan menonton laga melawan Ghana pada Selasa.
“Kami harus menjaga stok tetap penuh. Pengiriman datang hampir setiap hari,” ujar McDonnell.
“Kami menghabiskan begitu banyak bir, dan ruang keg kami terbatas.
Kami menyewa beberapa unit lemari pendingin portabel yang ditempatkan di gang belakang agar bir selalu dingin dan siap saji.”
Pub itu juga mendatangkan staf tambahan dari bar saudara di Boston lainnya untuk membantu mengatasi lonjakan permintaan.
McDonnell menambahkan, “Kami memanggil beberapa staf ekstra. Kami beruntung memiliki beberapa bar lain di kota, jadi kami membawa staf dari sana untuk membantu.”
Dia mengatakan Piala Dunia telah mengubah bisnis pub, bahkan di hari-hari yang biasanya sepi.
>>> Siapa Victoria Starmer? Istri PM Inggris yang Muncul di Pidato Pengunduran Diri
“Pada hari Senin biasanya hanya dua bartender dan sepi. Sekarang, antrean masih mengular, staf penuh, dan angka penjualan memecahkan rekor,” katanya.
McDonnell memuji pendukung Skotlandia yang dinilai berperilaku baik meski dikenal sebagai peminum berat.
“Mereka peminum berat, pesta besar, tapi tidak menimbulkan masalah. Selama dua minggu terakhir, kami tidak perlu mengusir satu orang pun.
Tidak ada pertengkaran, tidak ada niat jahat. Semua orang datang untuk bersenang-senang,” ujarnya.
Dengan kedatangan fans Inggris, McDonnell memperkirakan akan ada keramaian lagi. Ia bercanda, “Orang Skotlandia telah menetapkan standar tinggi dalam hal pesta dan perilaku.
Saya harap orang Inggris bisa mengikuti.”
>>> Hak Pekerja Saat Gelombang Panas: Apa yang Perlu Anda Ketahui
Banyak pengunjung yang semula ragu datang ke Amerika, namun setelah ke Boston mereka mengaku ini salah satu liburan terbaik yang pernah mereka lakukan.
Update Terbaru
Penulis The Batman 2: Hollywood Kini Lebih Suka Adaptasi Gim Video
Jumat / 03-07-2026, 18:11 WIB
Spanyol Hadapi Austria di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Jumat / 03-07-2026, 18:11 WIB
ASAP Rocky Pamer Spanduk Ejekan ke Drake di Atas Panggung
Jumat / 03-07-2026, 18:11 WIB
Pre-order Amiibo Chef Kawasaki untuk Kirby Air Riders Sudah Dibuka
Jumat / 03-07-2026, 18:08 WIB
Dodgers Hadapi Padres dalam Empat Pertandingan Rivalitas
Jumat / 03-07-2026, 18:08 WIB
Mariners Incar Sapu Bersih Angels di T-Mobile Park
Jumat / 03-07-2026, 18:07 WIB
Luca Zidane Kembali ke Gawang Aljazair di Babak 16 Besar Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 18:07 WIB
Suhu Laut Global Pecahkan Rekor Juni di Tengah Awal El Nino
Jumat / 03-07-2026, 18:07 WIB
Dodgers Bangkit dari Defisit Enam Run, Kalahkan Padres 12-7
Jumat / 03-07-2026, 18:07 WIB
Suporter Ghana Bawa Tradisi Jama ke Piala Dunia Kansas City
Jumat / 03-07-2026, 18:06 WIB
Gelombang Panas AS Mustahil Terjadi Tanpa Krisis Iklim
Jumat / 03-07-2026, 18:06 WIB
Ronald Koeman Mundur sebagai Pelatih Belanda Usai Tersingkir di Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 18:06 WIB
Silverstone Targetkan Rekor 565.000 Penonton di GP Inggris 2026
Jumat / 03-07-2026, 18:01 WIB
SIG Dukung Sekolah Rakyat dengan Material Ramah Lingkungan di 4 Provinsi
Jumat / 03-07-2026, 18:01 WIB






