Favorit turnamen Spanyol akan menghadapi Austria yang diperkuat David Alaba pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan dijadwalkan pada 2 Juli 2026 pukul 15.00 waktu Eastern.

Spanyol lolos ke fase gugur setelah bangkit dari hasil imbang tanpa gol melawan Cape Verde. Mereka kemudian mengalahkan Arab Saudi 4-0 dan Uruguay 1-0.

>>> ASAP Rocky Pamer Spanduk Ejekan ke Drake di Atas Panggung

Austria mencapai babak knockout setelah menang 3-1 atas Yordania, kalah 2-0 dari Argentina, dan imbang 3-3 dengan Aljazair.

Kunci Permainan Spanyol

Mikel Oyarzabal tetap menjadi aset penting bagi Spanyol setelah mencetak dua gol dan memberikan satu assist di babak pertama melawan Arab Saudi.

Pengamat mencatat Oyarzabal berhasil bertransisi dari sayap menjadi striker serbaguna.

Kemampuannya melakukan penetrasi atau turun ke belakang untuk menghubungkan permainan memberi ruang bagi rekan setim seperti Lamine Yamal.

Ferran Torres dan penyerang Celta Vigo Borja Iglesias menjadi opsi alternatif di lini depan.

Spanyol berpotensi menghadapi tuan rumah Meksiko atau Portugal di babak selanjutnya.

Tantangan Altitudo Azteca

Pelatih Meksiko Javier Aguirre menyatakan dukungan penggemar menjadi "kekuatan pendorong" di balik empat kemenangan beruntun tanpa kebobolan.

Meksiko memiliki rekor bagus di Stadion Azteca dengan 70 kemenangan, 17 imbang, dan hanya dua kekalahan dari 89 pertandingan kompetitif.

Namun, bermain di venue dengan ketinggian tinggi memberikan tantangan fisik bagi tim Eropa.

Mantan gelandang West Ham Nigel Reo-Coker menyebut Azteca sebagai "tempat paling berat secara fisik" yang pernah ia mainkan.

>>> Pre-order Amiibo Chef Kawasaki untuk Kirby Air Riders Sudah Dibuka

Altitude secara drastis memengaruhi stamina pemain asing pada jam pertama pertandingan. "Dari Eropa bermain di altitude itu sangat sulit," kata Reo-Coker.