Satu Abad Jam Gadang Jadi Momentum Penegasan Ikonik Bukittinggi
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan bahwa peringatan satu abad Jam Gadang menjadi momentum untuk menegaskan kembali posisi ikon Kota Bukittinggi tersebut sebagai simbol sejarah, budaya, dan identitas bangsa.
“Kita adalah negara yang memiliki keberagaman luar biasa, atau mega diversity. Dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote, kekayaan budaya kita sangat besar.
Termasuk Minangkabau dengan berbagai ekspresi dan nilai budayanya,” kata Fadli Zon dalam keterangan resminya, Minggu.
Dia melanjutkan bahwa Jam Gadang tidak hanya berfungsi sebagai penanda waktu, tetapi juga menjadi saksi perjalanan sejarah Indonesia.
Fadli Zon menjelaskan, bangunan yang sudah berdiri sejak 1926 itu telah melewati berbagai fase penting, mulai dari masa kolonial, perjuangan kemerdekaan, mempertahankan kemerdekaan, hingga era pembangunan nasional.
“Jam Gadang bukan sekadar penanda waktu, tetapi juga penanda zaman. Ke depan, ia akan menjadi saksi lahirnya Generasi Indonesia Emas 2045,” ujar Fadli Zon.
Ia juga mengapresiasi berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan peringatan 100 tahun Jam Gadang.
>>> Menjaga Rupiah Tetap Berdaulat di Perbatasan Indonesia-Malaysia
Di tengah kebijakan efisiensi dan dinamika global, perayaan tersebut tetap dapat berlangsung berkat kolaborasi pemerintah daerah, sektor swasta, korporasi, dan masyarakat.
Rangkaian Peringatan Satu Abad Jam Gadang
Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengatakan rangkaian peringatan 100 tahun Jam Gadang telah berlangsung sejak 3 Juni hingga 21 Juni 2026.
“Malam puncak menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap budaya sekaligus menegaskan Bukittinggi sebagai salah satu pusat kebudayaan penting di Indonesia,” tegas dia.
Peringatan satu abad Jam Gadang turut diisi dengan berbagai kegiatan, seperti kompetisi fotografi, Festival Internasional Literasi Minangkabau, seminar internasional bertema sejarah dan budaya, serta pertunjukan seni tradisi dari Sumatra Barat dan berbagai daerah di Indonesia.
>>> Bek Jerman Nico Schlotterbeck Cedera, Nagelsmann Khawatir
Melalui peringatan tersebut, Kementerian Kebudayaan berharap Jam Gadang tidak hanya dikenang sebagai ikon Kota Bukittinggi, tetapi juga sebagai pengingat perjalanan panjang bangsa Indonesia serta bukti kekayaan budaya yang menjadi kekuatan Indonesia di tengah peradaban dunia.
Update Terbaru
Influencer yang Jalani Operasi Jantung Saat Hamil Buka Suara soal Kehilangan Bayi
Rabu / 01-07-2026, 06:35 WIB
Harga BBM 1 Juli 2026: Pertamax Turbo Turun Jadi Rp19.300
Rabu / 01-07-2026, 06:35 WIB
Link Live Streaming Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 06:35 WIB
Daftar Harga BBM 1 Juli 2026: Pertamax Turbo dan Dex Turun
Rabu / 01-07-2026, 06:35 WIB
Begini Perhitungan Pajak Pencairan JHT, Saldo Rp50 Juta ke Bawah Bebas Pajak
Rabu / 01-07-2026, 06:35 WIB
Harga 3 BBM Pertamina Turun Per 1 Juli, Berikut Daftar Lengkapnya
Rabu / 01-07-2026, 06:35 WIB
Lil Durk Tuduh Jaksa Ubah Kasus Mendadak Jelang Sidang
Rabu / 01-07-2026, 06:30 WIB
Mbappe Cetak Dua Gol, Prancis Hajar Swedia 3-0 dan Lolos ke 16 Besar
Rabu / 01-07-2026, 06:30 WIB
Alasan Pertamina Turunkan Harga BBM Pertamax Turbo dan Dex per 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 06:30 WIB
Persiapan Pernikahan Taylor Swift: Tangga Putih Raksasa Masuk ke MSG
Rabu / 01-07-2026, 06:28 WIB
Mantan Suami Taylor Frankie Paul Ajukan Restraining Order dan Hak Asuh Anak
Rabu / 01-07-2026, 06:28 WIB
Julian Nagelsmann Dituding Rusak Mental Pemain Usai Jerman Tersingkir
Rabu / 01-07-2026, 06:28 WIB
PN Jakpus Buka Suara soal Hakim Langsung Tutup Sidang Vonis Nadiem
Rabu / 01-07-2026, 06:28 WIB
7 Tanda Anak Sensitif, Bukan Berarti Lemah dan Manja
Rabu / 01-07-2026, 06:28 WIB






