Darya-Varia Catat Pendapatan Rp2,23 Triliun pada 2025, Tumbuh 7%
PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (DVLA) mencatat pendapatan sebesar Rp2,23 triliun sepanjang tahun buku 2025. Capaian ini tumbuh 7% dibandingkan tahun sebelumnya dan melampaui pertumbuhan industri farmasi nasional.
Pertumbuhan tersebut sejalan dengan target awal perusahaan. Manajemen menyebut realisasi positif ini mencerminkan ketahanan serta disiplin eksekusi di tengah tantangan industri.
>>> Carlo Ancelotti Pastikan Neymar Tampil Lawan Skotlandia di Piala Dunia 2026
Segmen consumer health menjadi kontributor paling dominan dengan nilai Rp1,26 triliun atau 57% dari total pendapatan. Lini ini tumbuh 9,1% dibandingkan tahun 2024.
Sementara itu, segmen obat resep tercatat sebesar Rp666 miliar atau sekitar 30% dari pendapatan, meskipun mengalami koreksi 5,5%.
Segmen ekspor dan toll manufacturing tumbuh kuat 27% dengan torehan Rp257 miliar.
Penyegaran Pengurus dan Ekspansi Teknologi Medis
Melalui RUPST, pemegang saham menyetujui pengangkatan kembali Sancoyo Antarikso sebagai Komisaris Independen.
Rapat juga menetapkan Deddy Septiadi sebagai Direktur baru menggantikan Yustina Endang Setyowati yang memasuki masa purna tugas.
>>> Mendikdasmen Terima Surat Cinta untuk Presiden dari Murid di Nias Utara
Memasuki periode 2026, tren kenaikan berlanjut dengan pendapatan kuartal I mencapai Rp595 miliar, naik 9% secara tahunan.
Per 31 Maret 2026, total aset melonjak menjadi Rp2,52 triliun dengan posisi kas dan setara kas sebesar Rp467,06 miliar.
Perseroan merilis beberapa produk baru seperti Natur-E Glothione, Natur-E Skin Start Hand & Body Lotion, dan Paratusin DMP.
Perusahaan juga meluncurkan DiViLab untuk masuk ke sektor Medical Technology (MedTech) dan Connected Healthcare.
DiViLab menghadirkan solusi pemantauan kesehatan berbasis IoT dan AI, termasuk varian DiViLab Optima 4-in-1 serta DiViLab CORE 3-in-1.
>>> Paraguay Kalahkan Turki 1-0 Meski Bermain dengan 10 Pemain
Presiden Direktur DVLA, dr. Ian Kloer, menyatakan optimisme melanjutkan pertumbuhan berkelanjutan dengan target pendapatan 7-9% di tahun 2026.
Update Terbaru
AC di AS Disebut Memperparah Gelombang Panas di Eropa
Kamis / 02-07-2026, 03:40 WIB
Subnautica 2: Krafton Bayar Bonus Lebih Besar ke Seluruh Tim, CEO Tetap Hengkang
Kamis / 02-07-2026, 03:36 WIB
Xbox Dikabarkan Uji Fitur Digitalisasi Koleksi Game Fisik
Kamis / 02-07-2026, 03:36 WIB
Drama Spesial Live-Action Tezuka Osamu no Sensō Rilis Trailer, Tambah Pemeran, Tayang 12 Agustus
Kamis / 02-07-2026, 03:36 WIB
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, Satu Awak Hilang
Kamis / 02-07-2026, 03:35 WIB
Inggris Kalahkan DR Congo, Lolos ke 16 Besar Piala Dunia
Kamis / 02-07-2026, 03:35 WIB
Rangers Rekrut Bjorkstrand, Veleno, dan Korpisalo di Awal Bursa Bebas NHL
Kamis / 02-07-2026, 03:35 WIB
Amazon Rilis Serial Prequel Legally Blonde 'Elle' di Prime Video
Kamis / 02-07-2026, 03:35 WIB
Riley Gaines dan MyKayla Skinner Ajak Simone Biles Bergabung dalam Perjuangan Olahraga Wanita
Kamis / 02-07-2026, 03:31 WIB
Marcus Willis Kembali ke Wimbledon, 10 Tahun Usai Hadapi Federer
Kamis / 02-07-2026, 03:30 WIB
National Lottery Umumkan Nomor Pemenang Lotto dan Thunderball Terbaru
Kamis / 02-07-2026, 03:30 WIB
Daftar UMR 2026 Seluruh Provinsi dan Kota Besar di Indonesia
Kamis / 02-07-2026, 03:29 WIB
Google One 2026: Panduan Lengkap Fitur, Harga, dan Tips Memaksimalkannya
Kamis / 02-07-2026, 03:28 WIB
Layar Android Auto 11 Inci Ini Mungkin Berlebihan, tapi Harganya Fantastis
Kamis / 02-07-2026, 03:28 WIB






