Dana Kelolaan Sucor AM Tembus Rp47,22 Triliun pada Kuartal I/2026
PT Sucorinvest Asset Management (Sucor AM) membukukan dana kelolaan (AUM) sebesar Rp47,22 triliun pada kuartal I/2026.
Angka ini didorong oleh tingginya minat investor terhadap reksa dana pasar uang di tengah ketidakpastian pasar keuangan.
>>> Mobil Listrik Jaecoo J5 EV Pangkas Biaya Operasional hingga 88 Persen
Ketidakpastian pasar sepanjang 2026 mendorong investor beralih ke instrumen defensif.
Reksa dana pasar uang menjadi pilihan utama karena dianggap mampu memberikan keseimbangan antara imbal hasil, likuiditas, dan risiko rendah.
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai aktiva bersih (NAB) industri reksa dana nasional mencapai Rp685,76 triliun hingga akhir Mei 2026.
Pertumbuhan Sucor AM sejalan dengan tren industri tersebut.
Jumlah investor aktif Sucor AM juga meningkat hingga melebihi 900.000 investor. Hal ini menempatkan perusahaan sebagai salah satu manajer investasi dengan basis investor ritel terbesar di Indonesia.
Direktur Investasi Sucor AM Dimas Yusuf menyebutkan bahwa perluasan jaringan distribusi, program investasi rutin, dan peningkatan literasi keuangan menjadi pendorong utama pertumbuhan AUM dan jumlah investor pada kuartal I/2026.
>>> Mengapa Media Sosial Sulit Berhenti Di-scroll? Ini Penjelasan Psikologisnya
Produk Sucorinvest Money Market Fund (SMMF) mencatat imbal hasil 4,78% secara tahunan hingga 8 Juni 2026.
Sementara itu, Sucorinvest Sharia Money Market Fund (SSMMF) membukukan imbal hasil 4,47% secara tahunan pada periode yang sama.
Permintaan terhadap produk syariah sangat tinggi hingga unit penyertaan SSMMF sempat habis terserap pasar. Manajemen kemudian menambah unit untuk mengakomodasi permintaan investor.
Strategi Investasi dan Pengelolaan Risiko
Ke depan, Sucor AM memproyeksikan dinamika pasar masih dipengaruhi arah kebijakan suku bunga dan perkembangan data ekonomi. Kebijakan global juga berpotensi berdampak pada pasar saham dan obligasi.
Untuk reksa dana saham, perusahaan akan memprioritaskan emiten dengan fundamental kokoh dan valuasi menarik.
Sementara pada reksa dana pendapatan tetap dan sukuk, strategi difokuskan pada pengelolaan durasi aktif dan seleksi kredit ketat.
>>> P2G Soroti Dampak Makan Bergizi Gratis terhadap Kesejahteraan Guru
Sucor AM menilai kemampuan beradaptasi dan disiplin pengelolaan risiko menjadi faktor krusial untuk menjaga kinerja investasi serta kepercayaan investor.
Update Terbaru
AC di AS Disebut Memperparah Gelombang Panas di Eropa
Kamis / 02-07-2026, 03:40 WIB
Subnautica 2: Krafton Bayar Bonus Lebih Besar ke Seluruh Tim, CEO Tetap Hengkang
Kamis / 02-07-2026, 03:36 WIB
Xbox Dikabarkan Uji Fitur Digitalisasi Koleksi Game Fisik
Kamis / 02-07-2026, 03:36 WIB
Drama Spesial Live-Action Tezuka Osamu no Sensō Rilis Trailer, Tambah Pemeran, Tayang 12 Agustus
Kamis / 02-07-2026, 03:36 WIB
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, Satu Awak Hilang
Kamis / 02-07-2026, 03:35 WIB
Inggris Kalahkan DR Congo, Lolos ke 16 Besar Piala Dunia
Kamis / 02-07-2026, 03:35 WIB
Rangers Rekrut Bjorkstrand, Veleno, dan Korpisalo di Awal Bursa Bebas NHL
Kamis / 02-07-2026, 03:35 WIB
Amazon Rilis Serial Prequel Legally Blonde 'Elle' di Prime Video
Kamis / 02-07-2026, 03:35 WIB
Riley Gaines dan MyKayla Skinner Ajak Simone Biles Bergabung dalam Perjuangan Olahraga Wanita
Kamis / 02-07-2026, 03:31 WIB
Marcus Willis Kembali ke Wimbledon, 10 Tahun Usai Hadapi Federer
Kamis / 02-07-2026, 03:30 WIB
National Lottery Umumkan Nomor Pemenang Lotto dan Thunderball Terbaru
Kamis / 02-07-2026, 03:30 WIB
Daftar UMR 2026 Seluruh Provinsi dan Kota Besar di Indonesia
Kamis / 02-07-2026, 03:29 WIB
Google One 2026: Panduan Lengkap Fitur, Harga, dan Tips Memaksimalkannya
Kamis / 02-07-2026, 03:28 WIB
Layar Android Auto 11 Inci Ini Mungkin Berlebihan, tapi Harganya Fantastis
Kamis / 02-07-2026, 03:28 WIB






