Menteri PPPA: UPTD PPA Wujud Nyata Negara Hadir Tangani Kekerasan Perempuan dan Anak
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi memberikan apresiasi atas komitmen dan kinerja Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kota Tasikmalaya.
Menurutnya, UPTD PPA merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan layanan bagi masyarakat.
>>> Haul Akbar di Monas, KAI Sediakan Pemberhentian Tambahan di Stasiun Jatinegara
"Kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, apabila melihat, mendengar, atau mengalami tindak kekerasan, jangan ragu untuk melapor.
UPTD PPA siap memberikan pendampingan penanganan hukum, psikologis, hingga pemulihan secara gratis, aman, dan rahasia," kata Arifah Fauzi dalam keterangan di Jakarta, Jumat.
Pernyataan itu disampaikan saat meninjau UPTD PPA Kota Tasikmalaya di Jawa Barat.
Peningkatan Pelaporan dan Kepercayaan Publik
Arifah Fauzi menilai peningkatan pelaporan kasus kekerasan belakangan ini mencerminkan kesadaran hukum dan keberanian masyarakat untuk bersuara.
Hal ini juga menunjukkan kepercayaan publik terhadap kredibilitas pemerintah dalam memenuhi hak korban kekerasan semakin kuat.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa penuntasan isu kekerasan tidak bisa hanya bertumpu pada satu instansi.
>>> Ada 5 Demo Hari Ini Siap Bikin Macet: Catat Jadwal dan Lokasinya
Diperlukan sinergi, kolaborasi, dan komitmen multipihak yang melibatkan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga masyarakat, hingga peran aktif seluruh elemen masyarakat.
"Keterbatasan jangkauan pengawasan formal menuntut adanya sistem kepedulian bersama di lingkungan sosial.
Seringkali penjangkauan kasus berjalan lebih cepat berkat adanya laporan atau dinamika informasi di media sosial dari masyarakat.
Oleh karena itu, partisipasi aktif publik mutlak diperlukan dalam sistem pencegahan dini," ujar Arifah Fauzi.
Dalam peninjauan tersebut, Menteri PPPA juga berdialog dan memberikan penguatan psikologis kepada tiga anak korban penelantaran serta dua perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Para korban saat ini tengah menjalani rehabilitasi dan pemulihan di UPTD PPA Kota Tasikmalaya.
>>> Jonathan David Samai Torehan Tiga Gol Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Arifah Fauzi memastikan seluruh korban mendapatkan hak penanganan, perlindungan, hukum, dan pemulihan secara integratif agar mereka dapat kembali berdaya dan terintegrasi dengan baik di masyarakat.
Update Terbaru
Motorola Edge 70 Max Raih Sertifikasi WPC, Konfirmasi Dukungan Qi2 dengan Magnet Bawaan
Rabu / 01-07-2026, 13:20 WIB
Ramalan Zodiak Cinta 1 Juli: Capricorn Makin Romantis, Libra Jaga Perasaannya
Rabu / 01-07-2026, 13:20 WIB
Viral Kabar Piero Hincapie Pacari Sabrina Carpenter, Ini Faktanya
Rabu / 01-07-2026, 13:20 WIB
LG Kenalkan Smart Home AI ala Korea di Indonesia, Gandeng Minho SHINee
Rabu / 01-07-2026, 13:15 WIB
Koleksi Merchandise Disney F1 Ini Bikin Saya yang Bukan Penggemar Balap pun Tertarik
Rabu / 01-07-2026, 13:14 WIB
Twenty Below Coffee Tutup Dua Lokasi di Fargo dan Moorhead
Rabu / 01-07-2026, 13:14 WIB
Justin Wrobleski Dominasi Twins, Perkuat Peluang ke All-Star
Rabu / 01-07-2026, 13:14 WIB
RTX 3060 Kembali Dijual di Jerman, Tapi Harganya Lebih Mahal dari GPU Generasi Baru
Rabu / 01-07-2026, 13:10 WIB
Dave Roberts Raih Kemenangan ke-1.000 sebagai Manajer Dodgers
Rabu / 01-07-2026, 13:10 WIB
Niall Horan Hadiri Wimbledon 2026 Bersama Kekasih, Bicara Kesuksesan Album Baru
Rabu / 01-07-2026, 13:10 WIB
Bracket Knockout Piala Dunia 2026 Ditentukan, 32 Tim Bersaing
Rabu / 01-07-2026, 13:08 WIB
Dodgers Panggil Wyatt Mills, Designate Jonathan Hernandez
Rabu / 01-07-2026, 13:08 WIB
BMW Luncurkan X5 Generasi Kelima dengan Lima Pilihan Drivetrain
Rabu / 01-07-2026, 13:07 WIB
PERURI Pamerkan Inovasi Limbah Jadi Paving Block di Sunda Karsa Fest KKJ 2026
Rabu / 01-07-2026, 13:07 WIB






