Kenali Perbedaan Reksadana Saham dan ETF untuk Diversifikasi
Instrumen investasi kolektif di pasar modal Indonesia semakin beragam. Dua produk yang populer untuk diversifikasi portofolio adalah reksadana saham konvensional dan Exchange Traded Fund (ETF).
Memahami karakteristik kedua instrumen ini penting agar investor dapat menyelaraskan strategi dengan profil risiko dan target keuangan jangka panjang.
>>> Adobe Perluas AI Assistant ke Firefly dan Aplikasi Creative Cloud
Fleksibilitas transaksi dan efisiensi biaya menjadi aspek pembeda utama.
Perbedaan Mekanisme Transaksi
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), ETF adalah reksadana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif yang unit penyertaannya dicatatkan dan diperdagangkan di bursa seperti saham biasa.
Karakteristik ini memengaruhi kebebasan investor saat bertransaksi.
Pembelian atau penjualan reksadana saham konvensional hanya terjadi sekali sehari dengan patokan harga penutupan pasar. Sementara itu, unit ETF dapat diperjualbelikan kapan saja selama jam perdagangan bursa berlangsung.
Nilai Aktiva Bersih (NAB) pada akhir hari bursa menjadi acuan harga reksadana saham. Sebaliknya, harga ETF bergerak secara real-time mengikuti permintaan dan penawaran di pasar reguler.
Modal awal untuk reksadana saham sangat terjangkau, mulai dari Rp10.000 di berbagai aplikasi.
Untuk ETF, transaksi di pasar reguler menggunakan satuan lot (100 unit penyertaan), sehingga jumlah dana mengikuti harga pasar.
Struktur Biaya dan Transparansi
Dari segi biaya, ETF dinilai lebih efisien bagi investor yang aktif mengelola modal secara mandiri.
Menurut BNI Sekuritas, biaya pengelolaan ETF umumnya lebih rendah daripada reksadana saham konvensional karena mayoritas ETF dikelola secara pasif dengan mengikuti indeks tertentu.
>>> Jonathan David Samai Torehan Gol Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Akibatnya, pengeluaran untuk riset dan manajerial menjadi lebih hemat. Namun, investor wajib memperhitungkan komisi broker saat bertransaksi ETF, sama seperti transaksi saham biasa.
Update Terbaru
Anak Laki-Laki di Inggris Hanya Mampu Baca Buku Anak-Anak di Bangku SMP
Rabu / 01-07-2026, 20:45 WIB
Daftar Nominasi Blue Dragon Series Awards 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Fans Rilis Port Persona 3 untuk Nintendo DS, Buktikan Peluang Terlewatkan Atlus
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
PlayStation Store di PS3 dan Vita Resmi Ditutup, Dimulai Agustus 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Panel LCD Baru untuk Nintendo Switch 2 Ditemukan, Bukan OLED
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Guru Musik Long Island Didakwa Bunuh Ipar Perempuan
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
NPR Tarik Laporan Pensiun Hakim Agung AS yang Keliru
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Sam's Club Luncurkan Americana Sundae Edisi Terbatas di Seluruh AS
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Kebangkitan 3DO Setelah 33 Tahun Dipertanyakan, Ada Sengketa Hak Merek
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Kuba Hentikan Dialog Diplomatik dengan AS Setelah Sanksi Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Wisconsin Berlakukan Larangan Ponsel di Kelas dan Bebas Pajak Menara Telekomunikasi
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
NYT Strands Puzzle 850 Hadirkan Tema Petunjuk yang Menantang
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Microsoft Bersiap PHK Ribuan Karyawan di Berbagai Divisi
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Pemerintah AS Resmi Terapkan Sistem Pinjaman Mahasiswa Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB






