Filipina Dorong ASEAN-Rusia Perkuat Kerja Sama Lawan Siber dan Ancaman Maritim
Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. menyerukan penguatan kerja sama antara ASEAN dan Rusia dalam menghadapi kejahatan siber, terorisme, dan ancaman keamanan maritim.
Hal itu disampaikannya dalam KTT Peringatan ASEAN-Rusia di Kazan, Rusia, Kamis (18/6).
>>> Meksiko Kunci Tiket Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Tekuk Korea Selatan
Marcos menekankan bahwa tantangan transnasional seperti terorisme, perdagangan ilegal, kejahatan siber, dan penipuan daring tidak mengenal batas negara.
Oleh karena itu, respons yang diberikan juga harus terkoordinasi lintas batas.
"Ancaman transnasional seperti terorisme, perdagangan ilegal, kejahatan siber, dan penipuan daring tidak mengenal batas negara, dan begitu pula respons kita," ujar Marcos di hadapan Presiden Rusia Vladimir Putin dan para pemimpin negara ASEAN lainnya.
Ia mendesak ASEAN dan Rusia untuk memperkuat kerja sama praktis di bidang keamanan maritim dan kontra-terorisme.
Selain itu, ketahanan siber juga perlu ditingkatkan dengan membangun kebiasaan institusional untuk mengantisipasi ancaman, bukan sekadar bereaksi.
Sebagai ketua bergilir ASEAN tahun ini, Marcos menguraikan tiga prioritas kerja sama ke depan, yaitu keamanan, keterlibatan ekonomi, dan pertukaran antarmasyarakat.
>>> Harga Minyak Dunia Merosot Akibat Prospek Melimpahnya Pasokan Global
Di bidang ekonomi, ia menilai hubungan perdagangan dan investasi ASEAN-Rusia masih belum optimal.
Ia mendorong upaya lebih besar dalam fasilitasi perdagangan, peningkatan arus investasi, serta dukungan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah.
Sebelum KTT, Menteri Pembangunan Ekonomi Rusia Maxim Reshetnikov menyebut perdagangan Rusia-ASEAN naik 58 persen dalam dekade terakhir menjadi 21 miliar dolar AS.
Marcos juga menyoroti ketahanan pangan dan energi sebagai fondasi stabilitas regional. Ia menekankan pentingnya pertukaran pendidikan, pariwisata, beasiswa, dan kerja sama budaya untuk memperkuat hubungan antarmasyarakat.
Pernyataan Marcos muncul setelah Putin mengajak penguatan hubungan lebih erat dengan Asia Tenggara.
>>> Bank Raya Pacu Transaksi Digital Lewat Lelang Raya Poin hingga 2027
Putin menyebut hubungan Rusia-ASEAN sebagai faktor penstabil penting di kawasan Asia-Pasifik di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik.
Update Terbaru
Baca Nano Machine Chapter 318 Sub Indo English Raw Bahasa Indonesia, Yang Terbaik!
Rabu / 01-07-2026, 23:05 WIB
Anak Laki-Laki di Inggris Hanya Mampu Baca Buku Anak-Anak di Bangku SMP
Rabu / 01-07-2026, 20:45 WIB
Daftar Nominasi Blue Dragon Series Awards 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Fans Rilis Port Persona 3 untuk Nintendo DS, Buktikan Peluang Terlewatkan Atlus
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
PlayStation Store di PS3 dan Vita Resmi Ditutup, Dimulai Agustus 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Panel LCD Baru untuk Nintendo Switch 2 Ditemukan, Bukan OLED
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Guru Musik Long Island Didakwa Bunuh Ipar Perempuan
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
NPR Tarik Laporan Pensiun Hakim Agung AS yang Keliru
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Sam's Club Luncurkan Americana Sundae Edisi Terbatas di Seluruh AS
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Kebangkitan 3DO Setelah 33 Tahun Dipertanyakan, Ada Sengketa Hak Merek
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Kuba Hentikan Dialog Diplomatik dengan AS Setelah Sanksi Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Wisconsin Berlakukan Larangan Ponsel di Kelas dan Bebas Pajak Menara Telekomunikasi
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
NYT Strands Puzzle 850 Hadirkan Tema Petunjuk yang Menantang
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Microsoft Bersiap PHK Ribuan Karyawan di Berbagai Divisi
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB






