BI Kembali Naikkan Suku Bunga Acuan 25 Basis Poin Jadi 5,75 Persen
Mata uang Garuda terdepresiasi 32 poin atau 0,18 persen ke level Rp 17.794 per dollar AS.
Pelemahan rupiah terjadi tak berselang lama setelah BI kembali menaikkan suku bunga acuan.
Azharys memastikan investor saham telah mengantisipasi sikap agresif BI yang mengerek suku bunga acuan hingga 100 basis poin dalam waktu singkat.
Kenaikan BI Rate dipastikan tidak menimbulkan kepanikan di pasar karena investor memahami tujuan utama untuk meredam volatilitas rupiah.
Ia juga tidak melihat potensi IHSG terkoreksi akibat kenaikan BI Rate. Sebaliknya, pasar cenderung merespons positif kebijakan tersebut.
“Jadi, alih-alih memicu koreksi lanjutan yang dalam, saya rasa langkah agresif BI dalam waktu kurang dari dua bulan ini sudah diantisipasi secara positif oleh market.
Dengan hilangnya ketidakpastian seputar stabilitas mata uang, IHSG justru berpotensi bergerak menguat karena pondasi makronya dinilai menjadi lebih aman,” tukas dia.
Dampak Kenaikan Suku Bunga Menurut Pengamat
Pengamat Pasar Modal, Reydi Octa, menilai kenaikan suku bunga secara agresif dalam waktu relatif singkat dapat menekan pasar saham, terutama secara jangka pendek.
>>> Bapanas Salurkan 946,8 Ribu Ton Cadangan Beras Pemerintah hingga Juni 2026
Kenaikan BI Rate akan meningkatkan biaya dana (cost of fund), menekan pertumbuhan konsumsi dan investasi, serta membuat valuasi saham kurang menarik dibandingkan instrumen pendapatan tetap seperti obligasi.
“Dalam waktu relatif singkat BI telah menaikkan suku bunga secara agresif sehingga meningkatkan cost of fund, menekan tingkat pertumbuhan konsumsi dan investasi, serta membuat valuasi saham menjadi kalah menarik dibanding instrumen obligasi.
Dalam jangka pendek, sektor yang sensitif terhadap suku bunga berpotensi menjadi tekanan utama bagi IHSG,” ucap Reydi saat dihubungi Kompas.
Update Terbaru
Spanyol Siap Hadapi Austria di Piala Dunia, Skuad Pulih Cedera
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
FBI Kerahkan 260 Personel untuk Investigasi Pemilu 2020 di Georgia
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
Polisi Geledah Markas Sepak Bola Jerman Terkait Dugaan Korupsi Euro 2024
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
Tuchel Kritik Aturan FIFA yang Rugikan Inggris Jelang Lawan Meksiko
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
Oliver Kahn Murka: Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 Dihuni Pemain Mental Tempe
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
Mikel Oyarzabal Bawa Spanyol Ungguli Austria 1-0 di Babak 32 Besar
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
2026-27 NBA Finals: Spurs Favorit, 76ers Naik Setelah Dapat Brown
Jumat / 03-07-2026, 03:15 WIB
PLN Retrofit PLTU untuk Gunakan Batubara Kalori Rendah
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Mantan Atlet Olimpiade Didakwa Rusak Kolam Refleksi Lincoln Memorial
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Mantan Atlet Olimpiade David Hearn Bantah Dakwaan Kasus Reflecting Pool
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
George Kittle dan Istri Terlihat di New York Jelang Pernikahan Taylor Swift
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Pernikahan Taylor Swift: AC Tambahan Dikirim ke MSG di Tengah Gelombang Panas
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
CEO Ford Minta Pesaing Dihukum karena Impor Mobil
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Lawan Meksiko, Inggris Bisa Diusik Oksigen Tipis dan Teror Kembang Api
Jumat / 03-07-2026, 03:11 WIB






