Simpan Asset Management: Tekanan Fiskal dan Nilai Tukar Jadi Sumber Utama Risiko Makro
Simpan Asset Management (Simpan) merilis analisis kondisi makroekonomi Indonesia secara menyeluruh. Menurut perusahaan, tekanan paling nyata saat ini berasal dari kebijakan fiskal dan stabilitas nilai tukar.
Co-Founder Simpan Asset Management Nicholas Hilman mengungkapkan, sejak pelantikan Presiden Prabowo Subianto, pasar modal Indonesia mengalami tekanan berat.
>>> IHSG 19 Juni 2026 Diprediksi Melemah Setelah Jatuh ke Level 6.172
Rupiah melemah 15,6% terhadap dolar AS sejak Oktober 2024, IHSG menyentuh valuasi terendah sejak era Covid, dan kepemilikan asing di obligasi pemerintah turun dari sekitar 23% menjadi hanya 13%.
Di sisi fiskal, pemerintah tidak mencapai target penerimaan 2025 sebesar Rp 3.000 triliun, hanya merealisasikan 91%-nya.
Belanja pemerintah terus tumbuh, dengan defisit terhadap PDB mendekati batas -3% yang selama ini hanya terlampaui saat pandemi.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) anggarannya naik empat kali lipat dari Rp 70 triliun di 2025 menjadi Rp 268 triliun pada 2026.
Angka itu kini setara dengan gabungan anggaran Kementerian Pertahanan dan Polri.
Di sisi moneter, Bank Indonesia (BI) telah menaikkan suku bunga 75 basis poin hanya dalam dua bulan. Posisi BI bergeser dari propertumbuhan menjadi prostabilitas.
Cadangan devisa tergerus dari US$ 156 miliar menjadi US$ 145 miliar untuk intervensi nilai tukar.
Fundamental Ekonomi Masih Konstruktif
Nicholas menekankan bahwa tekanan terkonsentrasi di sisi currency dan aliran modal, bukan pada fondasi ekonomi. Inflasi tetap terjaga dan pertumbuhan PDB masih stabil di sekitar 5%.
Skor Makro Simpan, yang mengukur gabungan pertumbuhan GDP, inflasi, kebijakan pemerintah, dan stabilitas eksternal, masih berada di zona yang relatif konstruktif.
Pasar saat ini bereaksi terhadap ketidakpastian kebijakan, bukan terhadap keruntuhan fundamental.
Update Terbaru
Anak Laki-Laki di Inggris Hanya Mampu Baca Buku Anak-Anak di Bangku SMP
Rabu / 01-07-2026, 20:45 WIB
Daftar Nominasi Blue Dragon Series Awards 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Fans Rilis Port Persona 3 untuk Nintendo DS, Buktikan Peluang Terlewatkan Atlus
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
PlayStation Store di PS3 dan Vita Resmi Ditutup, Dimulai Agustus 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Panel LCD Baru untuk Nintendo Switch 2 Ditemukan, Bukan OLED
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Guru Musik Long Island Didakwa Bunuh Ipar Perempuan
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
NPR Tarik Laporan Pensiun Hakim Agung AS yang Keliru
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Sam's Club Luncurkan Americana Sundae Edisi Terbatas di Seluruh AS
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Kebangkitan 3DO Setelah 33 Tahun Dipertanyakan, Ada Sengketa Hak Merek
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Kuba Hentikan Dialog Diplomatik dengan AS Setelah Sanksi Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Wisconsin Berlakukan Larangan Ponsel di Kelas dan Bebas Pajak Menara Telekomunikasi
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
NYT Strands Puzzle 850 Hadirkan Tema Petunjuk yang Menantang
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Microsoft Bersiap PHK Ribuan Karyawan di Berbagai Divisi
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Pemerintah AS Resmi Terapkan Sistem Pinjaman Mahasiswa Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB






