PERURI Ingatkan Pelaku Usaha Gunakan E-Meterai Resmi
Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI) mengingatkan masyarakat dan pelaku usaha agar menggunakan meterai elektronik atau e-meterai melalui kanal resmi yang telah bekerja sama dengan perseroan.
Direktur Digital Business PERURI Farah Fitria Rahmayati dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis, menekankan pentingnya penggunaan e-meterai resmi untuk memastikan dokumen elektronik memiliki keabsahan hukum.
>>> Lionel Messi Cetak Hat-trick Tertua dalam Sejarah Piala Dunia
Transformasi digital di berbagai sektor telah mendorong perubahan proses administrasi menjadi lebih cepat, praktis, dan efisien.
Namun, meningkatnya penggunaan dokumen elektronik juga menuntut kepastian legalitas dan keamanan agar dokumen tersebut sah sesuai ketentuan hukum.
"Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk memperoleh e-meterai hanya melalui kanal resmi yang telah bekerja sama dengan PERURI," ujar Farah.
E-meterai dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan dokumen digital, mulai dari administrasi bisnis, dokumen perusahaan, perjanjian kerja sama, hingga administrasi pribadi.
Pengguna cukup menyiapkan dokumen dalam format PDF, kemudian membubuhkan e-meterai melalui kanal resmi distributor maupun reseller resmi PERURI.
PERURI menyebut e-meterai resmi dapat diperoleh melalui PT Peruri Digital Security di e-meterai. co.
id dan meterai-elektronik. com, PT Mitra Pajakku melalui pajakku.
>>> Withey Ingatkan Hornbills Waspada, Pelita Jaya Siap All-Out di Final IBL
e-meterai. co.
id, PT Mitracomm Ekasarana melalui mitracomm. e-meterai.
co. id, serta PT Pos Indonesia melalui posind.
e-meterai. co.
id.
Kehadiran e-meterai diharapkan dapat mendukung penyediaan layanan administrasi yang lebih mudah diakses, efisien, aman, dan memiliki kepastian hukum bagi masyarakat maupun pelaku usaha.
>>> Vino G Bastian: Pemeran Down Syndrome Bukan Objek Komersial di Film Tanah Runtuh
"Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan e-meterai sekaligus mendukung percepatan transformasi digital nasional melalui penyediaan layanan administrasi digital yang aman, terpercaya, dan memiliki kepastian hukum," kata Farah.
Update Terbaru
Belgium Bangkit Dramatis, Kalahkan Senegal 3-2 di Perpanjangan Waktu
Kamis / 02-07-2026, 06:30 WIB
Roberto Martinez Bela Cristiano Ronaldo Jelang Lawan Kroasia
Kamis / 02-07-2026, 06:30 WIB
Poki Games: Daftar Game Trending Juli 2026, Mainkan Sekarang Gratis!
Kamis / 02-07-2026, 06:30 WIB
CrazyGames Tembus 35 Juta Pengguna, Luncurkan Fitur Multiplayer Baru
Kamis / 02-07-2026, 06:29 WIB
Android 17 QPR1 Beta 6 Hadir dengan Pencapaian Stabilitas Platform
Kamis / 02-07-2026, 06:29 WIB
Boulder Strip Raup Laba Lebih Besar dari Las Vegas Strip Meski Pendapatan Minim
Kamis / 02-07-2026, 06:28 WIB
Station Casinos Rayakan 50 Tahun, Karyawan Era 1970-an Masih Bertahan
Kamis / 02-07-2026, 06:28 WIB
Harry Styles Bergembira atas Kemenangan Inggris di Piala Dunia
Kamis / 02-07-2026, 06:28 WIB
Trump Bercanda soal 'Threesome' dengan Putra-Putranya di Acara Publik
Kamis / 02-07-2026, 06:28 WIB
Rekaman Penangkapan Pendaki Empire State Building Dirilis Polisi
Kamis / 02-07-2026, 06:28 WIB
Tetangga Zaire Wade Lapor 911 karena Dengar Teriakan dan Hentakan Keras
Kamis / 02-07-2026, 06:25 WIB
Link Live Streaming Amerika Serikat vs Bosnia di Piala Dunia 2026
Kamis / 02-07-2026, 06:25 WIB
Kiper RD Kongo Lionel Mpasi Curi Perhatian saat Disingkirkan Inggris
Kamis / 02-07-2026, 06:25 WIB
FBI Beri Klarifikasi Soal Keaslian Surat Tebusan Nancy Guthrie
Kamis / 02-07-2026, 06:22 WIB






