Peruri Catat Lonjakan Penggunaan Dokumen Elektronik, Dorong Adopsi e-Meterai
Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) mencatat lonjakan penggunaan dokumen digital seiring percepatan transformasi digital di berbagai sektor.
Fenomena ini turut mendorong kebutuhan akan pengesahan dokumen elektronik yang sah secara hukum melalui instrumen e-Meterai.
>>> Kevin Warsh Debut Pimpin Pengumuman Suku Bunga The Fed
Kenaikan volume transaksi digital membuat masyarakat dan pelaku usaha membutuhkan kepastian hukum, praktis, dan aman dalam setiap dokumen elektronik.
e-Meterai sebagai Solusi Administrasi Digital
Produk e-Meterai buatan Peruri hadir sebagai instrumen resmi negara yang berfungsi memenuhi kewajiban pajak atas dokumen elektronik.
Direktur Digital Business Peruri Farah Fitria Rahmayati menjelaskan bahwa instrumen ini menjadi solusi adaptif bagi ekosistem digital saat ini.
Proses pembubuhan e-Meterai dapat diakses secara daring kapan saja dan dari mana saja melalui saluran resmi.
"e-Meterai hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha terhadap proses administrasi digital yang semakin cepat dan efisien," ujar Farah.
>>> Harga Emas Pegadaian 18 Juni 2026 Turun, Galeri 24 hingga UBS Kompak Melemah
Ia menambahkan bahwa melalui e-Meterai resmi Peruri, setiap dokumen elektronik dapat digunakan secara sah, aman, dan terpercaya sesuai ketentuan yang berlaku.
Masyarakat diimbau untuk memperoleh e-Meterai hanya melalui kanal resmi yang telah bekerja sama dengan Peruri.
Kebutuhan instrumen pajak digital ini semakin relevan untuk keperluan administrasi bisnis, surat perjanjian kerja sama, dokumen internal perusahaan, hingga dokumen pribadi.
Pengguna cukup menyiapkan dokumen format PDF lalu mengakses distributor resmi yang bekerja sama dengan Peruri agar dokumen sah secara hukum.
Peruri saat ini telah memperluas saluran distribusi resmi guna mempermudah akses bagi publik dan pelaku usaha.
>>> KTT G7 di Prancis Berakhir Tanpa Komunike Final untuk Kedua Kalinya
Saluran tersebut meliputi PT Peruri Digital Security (PDS), PT Mitra Pajakku, PT Mitracomm Ekasarana, serta jaringan PT Pos Indonesia.
Update Terbaru
Harry Kane Bawa Inggris ke 16 Besar Piala Dunia Usai Kalahkan DR Kongo
Kamis / 02-07-2026, 06:35 WIB
Philadelphia 76ers Dapatkan Jaylen Brown dari Boston Celtics
Kamis / 02-07-2026, 06:35 WIB
Belgium Bangkit Dramatis, Kalahkan Senegal 3-2 di Perpanjangan Waktu
Kamis / 02-07-2026, 06:30 WIB
Roberto Martinez Bela Cristiano Ronaldo Jelang Lawan Kroasia
Kamis / 02-07-2026, 06:30 WIB
Poki Games: Daftar Game Trending Juli 2026, Mainkan Sekarang Gratis!
Kamis / 02-07-2026, 06:30 WIB
CrazyGames Tembus 35 Juta Pengguna, Luncurkan Fitur Multiplayer Baru
Kamis / 02-07-2026, 06:29 WIB
Android 17 QPR1 Beta 6 Hadir dengan Pencapaian Stabilitas Platform
Kamis / 02-07-2026, 06:29 WIB
Boulder Strip Raup Laba Lebih Besar dari Las Vegas Strip Meski Pendapatan Minim
Kamis / 02-07-2026, 06:28 WIB
Station Casinos Rayakan 50 Tahun, Karyawan Era 1970-an Masih Bertahan
Kamis / 02-07-2026, 06:28 WIB
Harry Styles Bergembira atas Kemenangan Inggris di Piala Dunia
Kamis / 02-07-2026, 06:28 WIB
Trump Bercanda soal 'Threesome' dengan Putra-Putranya di Acara Publik
Kamis / 02-07-2026, 06:28 WIB
Rekaman Penangkapan Pendaki Empire State Building Dirilis Polisi
Kamis / 02-07-2026, 06:28 WIB
Tetangga Zaire Wade Lapor 911 karena Dengar Teriakan dan Hentakan Keras
Kamis / 02-07-2026, 06:25 WIB
Link Live Streaming Amerika Serikat vs Bosnia di Piala Dunia 2026
Kamis / 02-07-2026, 06:25 WIB






