Aparat Gabungan Berhasil Masuki Hotel Sultan Setelah Massa Dipukul Mundur
Aparat keamanan gabungan berhasil memasuki area Hotel Sultan di Blok 15 kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, pada Kamis pagi, 18 Juni 2026.
Mereka memukul mundur kelompok massa yang melakukan penolakan terhadap eksekusi pengosongan lahan.
>>> Ekonom Soroti Kebijakan Penyesuaian Harga Pertamax yang Dinilai Terlambat
Situasi sempat memanas saat massa melempari petugas dengan batu dan botol air mineral. Petugas kemudian melepaskan tembakan water cannon beberapa kali hingga massa bergerak mundur.
Setelah itu, personel kepolisian melakukan penyisiran seluruh ruangan di dalam hotel. Aparat juga menangkap sejumlah orang yang diduga melakukan pelemparan dan langsung menggiring mereka keluar dari area hotel.
Pelaksanaan eksekusi pengosongan ini dijadwalkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mulai sekitar pukul 09.00 WIB.
Kementerian Sekretariat Negara bersama Pusat Pengelolaan Kawasan GBK menegaskan bahwa langkah hukum ini tetap berjalan sesuai jadwal.
Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen tampak hadir di lokasi.
>>> Mengenal Cara Kerja Postpil sebagai Pil Kontrasepsi Darurat
Ia berdiri di atas mobil komando sembari mengamati situasi tanpa memberikan pernyataan resmi kepada media.
Kivlan Zen menyerahkan urusan pernyataan kepada serikat pekerja. Sementara itu, para karyawan hotel mengkhawatirkan nasib pekerjaan mereka pascaeksekusi.
"Kalau kami nganggur, gara-gara ditutup, bagaimana nasib kami, Pak? Tolonglah, Pak!
Kami masih butuh pekerjaan, Pak. Sekarang nyari kerja susah, Pak," kata salah satu karyawan Hotel Sultan.
Pihak pemohon eksekusi memastikan seluruh rangkaian penertiban aset negara ini telah dikoordinasikan secara matang dari aspek pengamanan bersama TNI dan Polri.
>>> FTSE Russell Keluarkan Tiga Saham Besar Indonesia dari Indeks Global
"Persiapan teknis untuk eksekusi pengosongan telah dilakukan, khususnya dari sisi pengamanan," ujar Kharis dalam keterangan tertulisnya.
Update Terbaru
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Vernon dan DK SEVENTEEN Umumkan Jadwal Resmi Wajib Militer
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
BabyMonster Siap Rilis Video Musik MOON pada 3 Agustus Mendatang
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Perjalanan Emosional Ibu dan Anak dalam The Journey to Gyeongju
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Festival musik global Fanomenon siap digelar Korea Selatan di LA pada 2028
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Boy band NouerA kembali lewat EP keempat berjudul .exe dengan konsep cinta
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Kecelakaan Maut Ferrari SF90 Terbelah Dua di Australia, Pengemudi Selamat
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Eks Insinyur VW Didakwa Insider Trading Saham Rivian dan Cari Batas Waktu Hukum
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Barclays, Halifax, dan Lloyds Alami Gangguan Massal Akses Rekening
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Susunan Pemain Laga Indonesia vs Kamboja: Debut Baker Warnai Lini Depan Garuda
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Danantara Masuk KSSK, Prabowo Ingin Kebijakan Ekonomi Lebih Luas
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Sebut AS Geng Mafia dan Abaikan Hukum, Iran Ajukan Syarat Diplomasi
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB







