Lebih dari 1.000 Warga Palestina Tewas Sejak Gencatan Senjata Oktober 2025
Otoritas kesehatan di Gaza melaporkan sebanyak 1.005 warga Palestina tewas dan 3.157 lainnya terluka akibat serangan pasukan Israel sejak gencatan senjata dicapai pada Oktober 2025.
Laporan harian terbaru yang dirilis Rabu (17/6) menyebutkan jumlah korban tewas sejak 7 Oktober 2023 telah mencapai 73.016 orang, dengan 173.265 lainnya terluka.
>>> Pengamat: Inpres Irigasi Kunci Jaga Ketahanan Pangan Hadapi El Nino
Secara terpisah, otoritas kesehatan menyatakan kemungkinan menangguhkan proses rujukan medis bagi pasien Gaza yang ingin berobat ke luar negeri.
Mereka menyoroti pembatasan dan kendala berkelanjutan yang memengaruhi perjalanan pasien.
Sebanyak 36 daftar yang mencakup sekitar 3.000 pasien telah diajukan sejak Februari, namun hingga kini masih menunggu persetujuan untuk melakukan perjalanan dan mendapatkan perawatan.
Negosiasi di Kairo dan Harapan Baru
Pada hari yang sama, Hamas menyatakan harapan bahwa fleksibilitasnya dalam negosiasi yang berlangsung di Kairo, Mesir, akan membuka jalan bagi kesepakatan implementasi gencatan senjata di Gaza.
>>> Indonesia Raih Komitmen Pendanaan Rp303 Triliun dari AIIB
Juru bicara Hamas, Hazem Qassem, mengungkapkan bahwa tujuan utama pembicaraan adalah mengakhiri perang, mempercepat penyaluran bantuan, dan memulai rekonstruksi.
Pada Senin (15/6), faksi-faksi Palestina telah menyampaikan tanggapan resmi kepada mediator terkait rencana peta jalan perdamaian Gaza yang diajukan oleh Nickolay Mladenov, perwakilan tinggi untuk Gaza dari Dewan Perdamaian yang dipimpin AS.
Rencana 15 poin yang diumumkan pada Mei tersebut mencakup isu keamanan, pasukan stabilisasi internasional, penarikan pasukan Israel, dan rekonstruksi.
Faksi-faksi Palestina serta mediator dari Mesir, Qatar, dan Turkiye menggelar pertemuan di Kairo untuk membahas pelaksanaan gencatan senjata.
>>> Swiss vs Bosnia Berebut Tiket Lolos di Grup B Piala Dunia 2026
Gencatan senjata yang rapuh antara Hamas dan Israel mulai goyah karena sejumlah ketentuan penting, termasuk pelucutan senjata dan rekonstruksi, belum dilaksanakan.
Update Terbaru
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 5 – 12 Juli 2026
Sabtu / 04-07-2026, 04:00 WIB
Hasil Piala Dunia: Mesir Kalahkan Australia Lewat Adu Penalti
Sabtu / 04-07-2026, 03:59 WIB
Tamu Undangan Taylor Swift dan Travis Kelce Mulai Berdatangan ke MSG
Sabtu / 04-07-2026, 03:59 WIB
Mashle: Magic and Muscles Season 3 Dikonfirmasi Rilis Januari 2027
Sabtu / 04-07-2026, 03:58 WIB
The Ramparts of Ice Season 2 Tayang Oktober 2026
Sabtu / 04-07-2026, 03:58 WIB
Ink Pop Akan Rilis Manga My Neighbor Yokai dalam Bahasa Inggris pada Musim Semi 2027
Sabtu / 04-07-2026, 03:58 WIB
To You in the Beyond Tambahkan Naohito Fujiki ke Cast, Tayang Oktober 2026
Sabtu / 04-07-2026, 03:58 WIB
AS Tarik Pasukan Tempur dari Nigeria Usai Misi Kontraterorisme
Sabtu / 04-07-2026, 03:58 WIB
Penyanyi Country Jon Pardi dan Istri Summer Resmi Bercerai
Sabtu / 04-07-2026, 03:49 WIB
Summer Pardi Umumkan Ayahnya Idap Kanker di Tengah Kabar Perceraian
Sabtu / 04-07-2026, 03:49 WIB
Kota-Kota di Midwest Jadwalkan Kembang Api Rayakan 250 Tahun AS
Sabtu / 04-07-2026, 03:49 WIB
Rich Paul Ungkap Status Bebas Transfer LeBron James Setelah Tinggalkan Lakers
Sabtu / 04-07-2026, 03:47 WIB
Egypt Hadapi Australia di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Sabtu / 04-07-2026, 03:47 WIB
PDIP Tuding Jokowi Drama Demi Pertahankan Dinasti Politik
Sabtu / 04-07-2026, 03:47 WIB






