Phintraco Sekuritas Prediksi IHSG Menguat ke Level 6.400
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak menguat menuju level target 6.400 pada sesi perdagangan Rabu, 17 Juni 2026.
Proyeksi ini disampaikan oleh Phintraco Sekuritas dalam riset pasar yang dilansir Investor Daily.
>>> PT Pamapersada Nusantara Buka Lowongan Kerja di Sulawesi, Perpanjang Pendaftaran hingga 25 Juni 2026
Analis memperkirakan indeks akan bergerak fluktuatif dalam rentang resistance 6.400, pivot 6.280, dan support 6.150.
Pada perdagangan sebelumnya, Senin (15/6/2026), IHSG ditutup menguat signifikan sebesar 4,12 persen ke posisi 6.254,97.
Penurunan harga minyak mentah dunia menjadi stimulus positif karena mampu meredakan tekanan inflasi dan memangkas risiko pelebaran defisit APBN.
Penguatan rupiah sebesar 0,85 persen ke level Rp 17.709 per dolar AS turut mendukung sentimen positif.
Secara teknikal, pergerakan IHSG berada di atas MA20 dengan indikator MACD yang terus menunjukkan kenaikan histogram positif.
Meskipun Stochastic RSI memperlihatkan indikasi Death Cross di area jenuh beli, Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG bergerak pada rentang 6.150-6.400.
Penerbitan Panda Bonds dan Perluasan Basis Pajak
Riset Phintraco Sekuritas juga menyoroti rencana strategis pemerintah Indonesia yang menjadwalkan penerbitan Panda Bonds pada akhir Juni atau awal Juli 2026.
>>> Piala Dunia 2026 Wajibkan Hydration Break di Setiap Pertandingan
Pemerintah tengah memantau respons dan ketertarikan investor terhadap instrumen obligasi tersebut.
Tujuan penerbitan Panda Bonds antara lain mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS dan memperkuat nilai tukar rupiah.
Di sisi lain, laporan Bank Indonesia mencatat posisi utang luar negeri Indonesia pada April 2026 mencapai US$ 439,8 miliar, tumbuh 1,9 persen YoY dari bulan Maret yang tumbuh 1 persen YoY.
Perluasan basis pajak hingga 31 Mei 2026 berhasil menghimpun setoran pajak baru senilai Rp 23,5 triliun dari penambahan wajib pajak sektor potensial, pengusaha kena pajak baru, serta pengaktifan kembali wajib pajak nonaktif.
Total realisasi penerimaan pajak mencapai Rp 834,4 triliun atau tumbuh 22,1 persen YoY dari target akhir tahun 2026 sebesar Rp 2.357,7 triliun.
Phintraco Sekuritas menilai penambahan utang dan wajib pajak dapat memperlebar ruang fiskal negara dan meningkatkan penerimaan negara, namun di sisi lain dapat membebani perusahaan atau masyarakat.
>>> Erling Haaland Borong Dua Gol Bawa Norwegia Ungguli Irak
Sebagai panduan investasi, Phintraco Sekuritas merekomendasikan lima saham pilihan untuk dicermati hari ini, yaitu BMRI, BBCA, MYOR, UNVR, dan ANTM.
Update Terbaru
Matt Smith Tak Percaya Keanu Reeves Nonton Film Gagalnya, Morbius
Jumat / 03-07-2026, 04:29 WIB
Manajer Komunitas Destiny 2 Kritik Pemimpin yang Buat Keputusan Buruk Bertahun-tahun
Jumat / 03-07-2026, 04:28 WIB
Mikel Oyarzabal Bawa Spanyol ke Babak 16 Besar Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 04:28 WIB
Mike Rowe Gugat Discovery atas Biaya Narasi Deadliest Catch
Jumat / 03-07-2026, 04:28 WIB
Penampakan Hiu Paksa Penutupan Bergilir di Pantai Long Island dan Queens
Jumat / 03-07-2026, 04:28 WIB
Square Enix Manga & Books Umumkan 8 Manga dan 2 Buku Final Fantasy
Jumat / 03-07-2026, 04:26 WIB
Los Angeles Alami Suhu Lebih Dingin di Tengah Gelombang Panas Nasional
Jumat / 03-07-2026, 04:26 WIB
Zendaya Puji Dedikasi Tom Holland di Film Spider-Man: Brand New Day
Jumat / 03-07-2026, 04:26 WIB
Kebakaran Besar Melanda Bekas Pembangkit Listrik Aberthaw di Wales
Jumat / 03-07-2026, 04:21 WIB
BBC Hentikan Serial Winterwatch Setelah 14 Tahun, Ganti dengan Naturewatch
Jumat / 03-07-2026, 04:21 WIB
Resiliensi dan Fokus Baja: AS Kalahkan Bosnia di Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 04:21 WIB
Piala Dunia 2026: Taruhan USMNT Cetak Rekor Baru
Jumat / 03-07-2026, 04:16 WIB
Psywar Jelang Portugal vs Kroasia, Cristiano Ronaldo Disebut Impoten
Jumat / 03-07-2026, 04:16 WIB
Invasi Suporter Argentina di Miami: Tiket Mahal dan Keamanan Diperketat
Jumat / 03-07-2026, 04:16 WIB






