Samir Proyeksikan Kinerja Pembiayaan P2P Lending Terus Tumbuh
PT Sahabat Mikro Fintek (Samir) memproyeksikan kinerja pembiayaan peer-to-peer (P2P) lending akan terus bertumbuh.
Optimisme ini didorong oleh tingginya permintaan akses pendanaan yang fleksibel, terutama dari sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
>>> Promo JSM Tip Top 8-10 Mei 2026: Diskon Daging, Ayam, dan Buah Segar
Direktur Utama Samir Handy Juniandri menyatakan bahwa kondisi pasar saat ini menjadi peluang sekaligus tanggung jawab bagi perusahaan.
"Hal itu menjadi peluang, sekaligus tanggung jawab bagi Samir untuk mempermudah akses pembiayaan bagi kemajuan ekonomi masyarakat dan para UMKM di Indonesia," ujarnya kepada Kontan, Senin (15/6/2026).
Samir melihat peluang ekspansi ini sebagai momentum krusial.
Perusahaan berfokus pada penyediaan permodalan yang cepat bagi UMKM yang masih banyak belum terjangkau layanan lembaga keuangan konvensional.
Ekspansi dengan Mitigasi Risiko
Manajemen menegaskan bahwa ekspansi bisnis tetap dijalankan dengan mitigasi risiko yang ketat. Kepatuhan terhadap regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi dasar utama dalam setiap aktivitas penyaluran dana.
Aspek perlindungan nasabah juga menjadi prioritas operasional melalui transparansi informasi dan edukasi finansial yang berkelanjutan. Perusahaan berkomitmen menerapkan praktik penagihan yang sesuai dengan kode etik industri.
Melalui strategi tersebut, pertumbuhan bisnis pinjaman daring diharapkan berjalan beriringan dengan penguatan usaha para debitur. Hal ini dinilai mampu mendukung keberlanjutan sektor UMKM secara jangka panjang.
>>> Argentina Hadapi Aljazair di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Distribusi Pembiayaan dan Kinerja
Distribusi modal Samir masih terkonsentrasi di wilayah pusat ekonomi.
Berdasarkan portofolio penyaluran hingga April 2026, porsi pembiayaan terbesar berada di Pulau Jawa yang mencapai 69% dari total dana.
Wilayah di luar Pulau Jawa menyerap sisa kuota pembiayaan.
"Rasio terbesar luar Pulau Jawa, yaitu berasal dari Pulau Sumatra, kemudian Pulau Sulawesi, Pulau Kalimantan, serta Pulau Bali dan Nusa Tenggara," tutur Handy.
Secara performa tahunan, perusahaan mencatatkan tren kenaikan penyaluran dana yang signifikan. Akumulasi pembiayaan hingga April 2026 mengalami pertumbuhan sebesar 50% secara year on year (YoY).
Meski demikian, manajemen tidak mengumumkan nilai nominal total pembiayaan yang berhasil dibukukan. Di sisi lain, kualitas aset perusahaan terpantau masih dalam batas aman industri.
>>> Daftar 103 Sekolah Swasta Gratis di DKI Jakarta Tahun 2026
Berdasarkan data dari situs resmi perusahaan, tingkat risiko kredit macet agregat atau TWP90 Samir berada di posisi 1,81% per 15 Juni 2026.
Update Terbaru
Pimpinan BSI Area Sulsel Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Verbal, Karyawati Mengaku Alami Tekanan Psikologis
Rabu / 01-07-2026, 15:16 WIB
Usai Perpanjang Kontrak, Eksel Runtukahu Kirim Pesan Tegas ke Jakmania
Rabu / 01-07-2026, 15:15 WIB
Jang Yoon Jung Buka Suara Usai Ibu Kandung Terseret Kasus Dugaan Penipuan Investasi
Rabu / 01-07-2026, 15:14 WIB
Giselle dan Ningning Aespa Tunjukkan Tindik Pusar Serasi
Rabu / 01-07-2026, 15:14 WIB
Polri Kawal Isu PHK, 4.216 Buruh Diklaim Bisa Kerja Lagi
Rabu / 01-07-2026, 15:14 WIB
BPS Catat Harga Oli dan Bensin Jadi Pendorong Inflasi Juni 2026
Rabu / 01-07-2026, 15:14 WIB
Bos Maktour Tak Hadiri Pemeriksaan KPK karena di Luar Negeri
Rabu / 01-07-2026, 15:14 WIB
Suku Bunga Naik, Bank Jakarta Pilih Pertumbuhan Berkualitas
Rabu / 01-07-2026, 15:14 WIB
Siapa Anak dan Istri Dadi Yudistira? Eks Gitaris Superglad yang Meninggal Dunia, Bukan Orang Sembarangan?
Rabu / 01-07-2026, 15:13 WIB
Penyebab Kematian Daveigh Chase Terungkap, Komplikasi AIDS Jadi Penyebab Utama
Rabu / 01-07-2026, 15:11 WIB
Anna Dawson, Pemeran Violet di Keeping Up Appearances, Meninggal di Usia 88
Rabu / 01-07-2026, 15:10 WIB
NASA Janji Terbangkan Bola ke Bulan Jika Timnas AS Juara Piala Dunia
Rabu / 01-07-2026, 15:10 WIB
PDIP: Putusan MK Hentikan Wacana Pilkada Lewat DPRD
Rabu / 01-07-2026, 15:10 WIB
Menteri Israel Usul Relokasi Warga Palestina dari Gaza, Mossad Terlibat
Rabu / 01-07-2026, 15:08 WIB






